UEA Akan Rayakan Kemenangan 'Perlombaan' ke Mars

Selasa, 09 Februari 2021 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Tianwen-1 rencananya akan mempelajari tanah dan atmosfer planet selama tiga bulan, mengambil foto, memetakan peta, dan mencari tanda-tanda kehidupan masa lalu.

China berharap untuk mendaratkan penjelajah seberat 240 kilogram (529 pon) pada Mei di Utopia, cekungan besar di Mars. Pengorbitnya akan bertahan selama satu tahun Mars.

Tianwen-1 bukanlah upaya pertama China untuk mencapai Mars. Misi sebelumnya dengan Rusia pada 2011 berakhir karena gagalnya peluncuran perdana.

Ketekunan NASA, yang dijadwalkan mendarat di Planet Merah pada 18 Februari, akan menjadi penjelajah kelima yang menyelesaikan perjalanan sejak 1997. Ini adalah misi astrobiologi untuk mencari tanda-tanda kehidupan mikroba kuno ke planet Mars untuk pertama kalinya. (Baca juga: 8 Februari Akan Menjadi Puncak Hujan Meteor Alpha Centaurid)

Ketekunan, yang mampu secara mandiri menavigasi 200 meter (650 kaki) per hari, akan mengumpulkan sampel batuan yang dapat memberikan petunjuk tak ternilai tentang apakah pernah ada kehidupan masa lalu di Mars.

Seukuran SUV kecil, beratnya satu metrik ton, memiliki 19 kamera dan dua mikrofon - yang diharapkan para ilmuwan akan menjadi misi pertama yang merekam suara di Mars. Misi tersebut akan berlangsung setidaknya dua tahun.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Celestis Tawarkan Pemakaman...
Celestis Tawarkan Pemakaman di Mars pada Tahun 2030
UEA dan Mesir Jajaki...
UEA dan Mesir Jajaki Penggunaan Kecerdasan Buatan
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved