Ungkap Misteri Kehidupan di Planet Merah, Ilmuwan Selidiki Bulan Mars Phobos

Selasa, 09 Februari 2021 - 12:46 WIB
loading...
Ungkap Misteri Kehidupan...
Gambar Phobos ini ditangkap pada tahun 2008 oleh Mars Reconnaissance Orbiter. Foto/NASA
A A A
JAKARTA - Ilmuwan masih terus melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya kehidupan di Planet Mars . Saat ini, ilmuwan meneliti bulan Phobos yang mengorbit di Mars untuk mengetahui misteri itu.

Mars memiliki dua bulan kecil yang tampak indah, yakni Phobos dan Deimos. Keduanya ditemukan pada tahun 1877 dan dinamai menurut nama anak-anak Ares dari mitologi Yunani. (Mars dinamai dewa perang Romawi, yaitu Ares dalam bahasa Yunani). Phobos artinya ketakutan atau panik dan Deimos artinya ketakutan. (Baca: Ilmuwan Temukan Mineral Mars di Dalam Es Antartika)

Satu pengorbit NASA bernama Mars Atmosphere and Volatile EvolutioN (MAVEN) telah mengelilingi Mars selama lebih dari enam tahun. Maven mengumpulkan data tentang planet tersebut untuk membantu para ilmuwan mengetahui bagaimana planet kehilangan atmosfernya dan mengapa iklimnya berubah.

Mars pernah memiliki atmosfer tebal yang memungkinkan adanya air cair di permukaan planet. Sekarang, atmosfer Mars sangat tipis dengan hanya 1% kepadatan atmosfer Bumi. Phobos adalah teman dekat Mars, sekitar 60 kali lebih dekat dari bulan yang mengorbit Bumi, sehingga ia telah melintasi jalur MAVEN beberapa kali sehari selama misi pengorbit.

Quentin Nenon peneliti di Laboratorium Ilmu Luar Angkasa di Universitas California, Berkeley mengatakan, para ilmuwan belum tahu bagaimana Mars kehilangan atmosfernya dari waktu ke waktu. Namun para ilmuwan melihat atmosfere Mars menghilang ke luar angkasa dan Phobos berada tepat di jalur menghilangnya atmosfer Mars.

Menggunakan data dari Maven, Nénon dan rekan-rekannya melihat lebih dekat dan menentukan bahwa orbit Phobos melewati aliran ion (atom dan molekul bermuatan) yang mengalir dari atmosfer Mars. (Baca juga: Pesawat Luar Angkasa China Tianwen-1 Hampir Tiba di Mars)

Ion-ion ini, yang meliputi nitrogen, argon, karbon, dan oksigen, telah lepas dari Mars karena telah melepaskan atmosfernya selama miliaran tahun - dan beberapa di antaranya mungkin pada dasarnya menabrak Phobos. Studi tersebut dipublikasikan minggu lalu di jurnal Nature Geoscience.

Phobos terkunci secara tidal dengan Mars, artinya sisi bulan yang sama selalu menghadap Mars. Ini mirip dengan bagaimana bulan kita selalu menunjukkan sisi yang sama ke Bumi. Ini berarti bahwa satu sisi Phobos telah dihantam dengan aliran partikel yang stabil dari Mars - 20 hingga 100 kali lebih banyak daripada yang diterima sisi jauh bulan.

"Phobos dengan sabar mengumpulkan partikel-partikel yang keluar dari atmosfer Mars dan oleh karena itu mungkin telah menyimpan selama ribuan tahun catatan yang mungkin tentang hilangnya atmosfer planet merah," kata Nénon. (Baca juga: Mengenal Teknologi Canggih Pencegah Banjir di Negara Maju)

Nénon mengatakan bahwa partikel Mars hanya mencapai permukaan batuan di Phobos. Sebuah sampel dari sisi dekat bulan yang menghadap Mars itu akan berisi catatan unik atmosfer Mars di lapisan dangkal.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Celestis Tawarkan Pemakaman...
Celestis Tawarkan Pemakaman di Mars pada Tahun 2030
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Baru Kehidupan di Mars
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
6 Amalan Sunnah yang...
6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved