Peneliti: Indonesia Posisi 40 dari 130 Daftar Negara yang Peduli Lingkungan
Kamis, 04 Februari 2021 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Beria menganalogikan kepedulian terhadap alam seperti lampu lalu lintas. Ada yang berwarna merah, yakni regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah dan harus dipatuhi, khususnya oleh industri dalam menjalankan bisnis.
"Misalnya industri kalau mereka gelontorkan air ke sungai, harus dibersihkan dulu," imbuhnya.
Kemudian pada warna kuning, harus menjaga dan berhati-hati agar tidak melanggar aturan yang ada. Sedangkan warna hijau, industri serta masyarakat harus berkontribusi untuk melestarikan lingkungan. Hal ini harus sebagai inisiatif dan dilihat di luar aturan yang ada.
"Jadi bukan seperti pajak untuk lingkungan. Harus peduli terhadap alam," ujar Beria.
Beria menuturkan, ICRAF selama ini juga memikirkan upaya untuk menumbukan rasa kepedulian masyarakat terkait hal ini. Misalnya melalui pendidikan lingkungan hidup.
"Misalnya industri kalau mereka gelontorkan air ke sungai, harus dibersihkan dulu," imbuhnya.
Kemudian pada warna kuning, harus menjaga dan berhati-hati agar tidak melanggar aturan yang ada. Sedangkan warna hijau, industri serta masyarakat harus berkontribusi untuk melestarikan lingkungan. Hal ini harus sebagai inisiatif dan dilihat di luar aturan yang ada.
"Jadi bukan seperti pajak untuk lingkungan. Harus peduli terhadap alam," ujar Beria.
Beria menuturkan, ICRAF selama ini juga memikirkan upaya untuk menumbukan rasa kepedulian masyarakat terkait hal ini. Misalnya melalui pendidikan lingkungan hidup.
Lihat Juga :