Gigi Kuno dari Kawin Silang Antara Manusia Neanderthal Ditemukan di Jersey
Selasa, 02 Februari 2021 - 08:29 WIB
loading...
Foto/Gorodenkoff/Shutterstock
A
A
A
JERSEY - Dua set gigi Neanderthal yang ditemukan di Jersey menunjukkan beberapa ciri khas yang unik. Penemuan ini mengisyaratkan bahwa kedua individu itu mungkin merupakan bagian dari kawin silang antara Neanderthal dan manusia modern.
Ke-13 gigi Neanderthal awalnya ditemukan pada awal abad ke-20 di situs La Cotte de St Brelade di Jersey, sebuah pulau kecil di Inggris yang ditemukan di lepas pantai utara Prancis. Endapan gua di dekatnya menunjukkan bahwa gigi tersebut berusia kurang dari 48.000 tahun, yang sangat muda mengingat Neanderthal punah sekitar 40.000 tahun yang lalu. (Baca: Jejak Kaki Manusia Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi)
Studi baru, yang diterbitkan dalam Journal of Human Evolution, menunjukkan bahwa gigi memiliki beberapa karakteristik Neanderthal yang jelas, tetapi bukan ciri khas dari hominin yang punah ini. Seiring dengan kurangnya fitur tertentu untuk dilihat pada gigi Neanderthal, gigi tersebut memiliki bentuk berbeda yang khas dari manusia modern. Gigi sebelumnya diasumsikan milik individu yang sama, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa gigi tersebut berasal dari setidaknya dua orang dewasa.
![Gigi Kuno dari Kawin Silang Antara Manusia Neanderthal Ditemukan di Jersey]()
Ini bisa menunjukkan bahwa hominin di La Cotte mungkin adalah “populasi hibrida” yang memiliki campuran kuat antara Neanderthal dan nenek moyang manusia modern. Gagasan ini diajukan para peneliti dari Museum Sejarah Alam Inggris, Institut Arkeologi UCL, serta Universitas Kent dan berharap mereka bisa mendukung bukti dari DNA purba. (Baca juga: Topeng Suku Maya Ukuran Raksasa Ditemukan di Meksiko)
Ke-13 gigi Neanderthal awalnya ditemukan pada awal abad ke-20 di situs La Cotte de St Brelade di Jersey, sebuah pulau kecil di Inggris yang ditemukan di lepas pantai utara Prancis. Endapan gua di dekatnya menunjukkan bahwa gigi tersebut berusia kurang dari 48.000 tahun, yang sangat muda mengingat Neanderthal punah sekitar 40.000 tahun yang lalu. (Baca: Jejak Kaki Manusia Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi)
Studi baru, yang diterbitkan dalam Journal of Human Evolution, menunjukkan bahwa gigi memiliki beberapa karakteristik Neanderthal yang jelas, tetapi bukan ciri khas dari hominin yang punah ini. Seiring dengan kurangnya fitur tertentu untuk dilihat pada gigi Neanderthal, gigi tersebut memiliki bentuk berbeda yang khas dari manusia modern. Gigi sebelumnya diasumsikan milik individu yang sama, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa gigi tersebut berasal dari setidaknya dua orang dewasa.

Ini bisa menunjukkan bahwa hominin di La Cotte mungkin adalah “populasi hibrida” yang memiliki campuran kuat antara Neanderthal dan nenek moyang manusia modern. Gagasan ini diajukan para peneliti dari Museum Sejarah Alam Inggris, Institut Arkeologi UCL, serta Universitas Kent dan berharap mereka bisa mendukung bukti dari DNA purba. (Baca juga: Topeng Suku Maya Ukuran Raksasa Ditemukan di Meksiko)
Lihat Juga :