Grindr Kena Denda di Norwegia Karena Langgar Privasi Pengguna

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:01 WIB
loading...
Grindr Kena Denda di Norwegia Karena Langgar Privasi Pengguna
Ilustrasi Hacker. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Aplikasi Grindr didenda 100 juta kroner Norwegia, atau sekitar USD 11,7 juta, oleh Otoritas Perlindungan Data Norwegia.

Baca Juga - Indikasi Kapten Afwan Mencoba Kuasai Autothrottle Sriwijaya Air SJ182 Mencuat

Pasalnya, aplikasi ini secara ilegal membagikan informasi pribadi tentang pengguna Grindr kepada pengiklan.

Kasus ini terjadi pada Januari 2020, di mana Dewan Konsumen Norwegia melayangkan tiga keluhan pada Grindr karena membagikan informasi pribadi pengguna ke pengiklan.

BACA JUGA - Ternyata Begini Riwayat Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Terjatuh

Disebut bahwa salah satu pengiklan yang mendapatkan data pribadi pengguna dari Grindr adalah MoPub, perusahaan iklan seluler Twitter.

Penuntut menganggap informasi yang dibagikan ini berpotensi mengungkap orientasi seksual seseorang (pengguna Grindr) tanpa persetujuan mereka, Otoritas Perlindungan Data Norwegia pun mengambil tindakan terhadap Grindr atas praktik yang dilakukannya.

Selanjutnya Grindr memiliki waktu hingga 15 Februari untuk memberikan tanggapan atas keputusan Otoritas Perlindungan Data Norwegia.

“Kami terus meningkatkan praktik privasi kami dengan mempertimbangkan undang-undang dan peraturan privasi yang berkembang, dan berharap dapat memasuki dialog yang produktif dengan Otoritas Perlindungan Data Norwegia,” kata Bill Shafton, Wakil Presiden urusan bisnis dan hukum Grindr, dikutip dari laman The Verge, Rabu (27/1/2021).

Grindr diketahui memang punya rekam jejak kurang baik terkait upaya perusahaan menjaga keamanan privasi penggunanya.

Aplikasi tersebut pernah kedapatan mengekspos status HIV pengguna ke dua perusahaan lain pada April 2018. Namun Grindr sudah menyebut telah menghentikan praktik ini.

Rekam jejak lainnya adalah adanya kerentanan parah yang diungkap pada Oktober 2020, di mana siapa pun yang mengetahui alamat email pengguna, bisa mengakses akun tersebut.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1914 seconds (11.97#12.26)