India Kirim Pesan ke WhatsApp, Minta Kebijakan Barunya Dibatalkan

Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:00 WIB
loading...
India Kirim Pesan ke...
India merasa perlakuan WhastApp kepada masyarakat India sangat diskriminatif. Foto/IST
A A A
MENLO PARK - Pemerintah India meminta WhatsApp untuk menarik perubahan pada kebijakan privasi di platformnya. Pemerintah setempat mengatakan persyaratan baru tersebut menghilangkan pilihan pengguna.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Kementerian Elektronik dan Teknologi India kepada kepala WhatsApp, Will Cathcart melalui email tertanggal 18 Januari 2021 lalu.Baca juga : Keren, Mobil Back to The Future Siap Kembali dengan Tampilan Baru

"Perubahan itu menimbulkan kekhawatiran besar soal implikasi untuk memiliki dan otonomi warga India," tulis Kementerian itu dikutip Reuters, Sabtu (23/1/2021).
"Oleh karena itu, Anda diminta untuk menarik perubahan yang diusulkan," tegas Kementerian dalam suratnya

Selain itu, menurut pemerintah India, merasa ada perlakuan berbeda antara pengguna India dan Eropa.

Di India, kebijakan privasi baru WhatsApp membuat data pengguna dibagikan dengan Facebook, pengguna tidak diberi opsi untuk tidak memilihnya. Sementara di pengguna Eropa memiliki opsi untuk tidak membagikan data pengguna WhatsApp ke Facebook.

“Perlakuan yang berbeda dan diskriminatif terhadap pengguna India dan Eropa ini menarik kritik serius dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap hak dan kepentingan warga negara India yang merupakan bagian penting dari basis pengguna WhatsApp,” kata Kementerian Elektronik dan Teknologi India.

Kementerian meminta WhatsApp untuk menanggapi 14 pertanyaan termasuk tentang kategori data pengguna yang dikumpulkan, apakah itu profil pelanggan berdasarkan penggunaan dan aliran data lintas batas.Baca juga : Puji Keputusan Joe Biden, Audi Siapkan Mobil Keren Buat Amerika

Padalah dengan 400 juta pengguna di India, WhatsApp memiliki rencana besar untuk mengembangkan ruang pembayaran digital negara itu, termasuk menjual asuransi kesehatan melalui mitra.

Adanya surat tersebut dapat membuat pengguna India beralih ke platform pesan instan saingannya seperti Signal dan Telegram.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
Universitas India Dikecam...
Universitas India Dikecam Karena Mengklaim Anjing Robot Buatan China
Ramadan Digital 2026:...
Ramadan Digital 2026: Mengapa 88 Persen Konsumen Indonesia Lebih Suka Belanja Lewat Chat?
WhatsApp Kenalkan Fitur...
WhatsApp Kenalkan Fitur Kontrol untuk Mengawasi Pengguna Anak-anak
WhatsApp Luncurkan Fitur...
WhatsApp Luncurkan Fitur Penanda Nama dan Pengingat Acara di Group
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved