YouTube Perpanjang Masa Blokir Akun Trump

Kamis, 21 Januari 2021 - 11:57 WIB
loading...
YouTube Perpanjang Masa...
Ilustrasi Youtube. FOTO/ Ist
A A A
WASHINGTON DC - YouTube akan memperpanjang penangguhan saluran Donald Trump selama seminggu lagi karena dinilai menimbulkan potensi kekerasan. Baca juga: Virus Corona Strain Baru Akan Mendominasi AS pada Maret 2021

Langkah tersebut memperpanjang hukuman yang dijatuhkan platform milik Google terhadap Trump pekan lalu tang melarangnya mengupload konten baru dan menonaktifkan komentar di videonya tanpa batas waktu, demikian dikutip dari CNET, Kamis (21/1/2021)

Pengumuman itu datang saat pihak berwenang berada dalam siaga tinggi menyusul pemberontakan mematikan di Capitol AS pada 6 Januari lalu.

Sesaat sebelum akhirnya dilantik, pejabat federal dan lokal telah mendesak masyarakat untuk tetap di rumah. National Mall, yang biasanya menarik banyak orang, telah ditutup untuk pengunjung.

Raksasa Silicon Valley telah berusaha untuk mengekang T rump karena platform tersebut memperhitungkan peran mereka dalam kerusuhan Capitol.

Selain penangguhan di YouTube, Twitter telah secara permanen melarang Trump, sementara Facebook memblokir akun presiden tanpa batas waktu.
BACA JUGA: Asah Kemampuan Anak, Game Uji Kreativitas Susun Pipa, Gratis!

Apple, Google, dan Amazon juga telah mengambil tindakan terhadap Parler, jaringan sosial yang populer di kalangan pengguna sayap kanan dan ekstremis, yang digunakan para perusuh untuk membantu merencanakan serangan tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved