Pengguna Aplikasi Signal Terus Tumbuh di Tengah Kebijakan Privasi WhatsApp
Minggu, 17 Januari 2021 - 16:01 WIB
loading...
Logo WhatsApp. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi perpesanan Signal telah mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini merupakan dampak dari perubahan kontroversial dalam persyaratan privasi WhatsApp. Baca juga: Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km, Tinggi Kolong 500 Meter
Bahkan Signal sedang mencari lebih banyak staf untuk upaya meningkatkan layanan dan infrastruktur pendukung layanannya.
Bersama dengan aplikasi terenkripsi lainnya, Telegram, Signal telah menjadi pihak yang paling diuntungkan akibat kecewanya penggunaWhatsApp yang diharuskan untuk berbagi data mereka dengan Facebook dan Instagram.
Telegram mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka telah melampaui 500 juta pengguna aktif secara global. BACA JUGA: Honda N-VAN Bertema Open Cafe ini Bikin Jatuh Cinta
Brian Acton, yang ikut mendirikan WhatsApp sebelum menjualnya ke Facebook dan kemudian mendirikan Signal Foundation, menolak memberikan data yang setara untuk Signal tetapi mengatakan bahwa ekspansi dalam beberapa hari terakhir bersifat "vertikal".
Bahkan Signal sedang mencari lebih banyak staf untuk upaya meningkatkan layanan dan infrastruktur pendukung layanannya.
Bersama dengan aplikasi terenkripsi lainnya, Telegram, Signal telah menjadi pihak yang paling diuntungkan akibat kecewanya penggunaWhatsApp yang diharuskan untuk berbagi data mereka dengan Facebook dan Instagram.
Telegram mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka telah melampaui 500 juta pengguna aktif secara global. BACA JUGA: Honda N-VAN Bertema Open Cafe ini Bikin Jatuh Cinta
Brian Acton, yang ikut mendirikan WhatsApp sebelum menjualnya ke Facebook dan kemudian mendirikan Signal Foundation, menolak memberikan data yang setara untuk Signal tetapi mengatakan bahwa ekspansi dalam beberapa hari terakhir bersifat "vertikal".
Lihat Juga :