Semakin Panas, YouTube Hapus Semua Video Baru Donald Trump

Rabu, 13 Januari 2021 - 18:06 WIB
loading...
Semakin Panas, YouTube...
Presiden AS Donald Trump FOTO / IST
A A A
NEW YORK - YouTube telah menghapus video baru yang diupload ke akun Presiden Donald Trump karena dinilai melanggar kebijakan konten perusahaan dengan menghasut untuk melakukan kekerasan.
BACA JUGA - Hadang Laju Mobil Listrik Google, Baidu Gandeng Geely

Akun tersebut juga telah menerima "teguran" dan tidak dapat mengupload konten baru setidaknya selama seminggu.

BACA JUGA - Keluar dari Jepang, Robot Motor Yamaha Berkeliaran di Vietnam

Namun belum diketahui video mana yang mendorong YouTube unutk mengambil tindakan pada akun Trump, atau materi apa yang menyinggung. YouTube menolak memberikan detail spesifik tentang konten video tersebut.

"Setelah meninjau dengan cermat, dan mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, kami menghapus konten baru yang diupload ke saluran Donald J. Trump dan mengeluarkan teguran karena melanggar kebijakan kami karena menghasut kekerasan," kata YouTube dalam sebuah pernyataan dikutip dari The Verge, Rabu (13/1/2021).
Semakin Panas, YouTube Hapus Semua Video Baru Donald Trump

"Akibatnya, sesuai dengan sistem teguran lama kami, saluran tersebut sekarang dilarang mengupload video baru atau streaming langsung selama minimal tujuh hari - yang dapat diperpanjang,” sambung pernyataan tersebut.

YouTube juga menghapus konten dari saluran resmi Gedung Putih. Dua video yang ada di halaman YouTube resmi Gedung Putih hari ini, satu video saat Trump berbicara dengan wartawan, dan satu lagi di mana dia membuat pernyataan di tembok perbatasan telah dihapus.

YouTube juga akan menonaktifkan komentar pada video Trump tanpa batas waktu karena kekhawatiran berkelanjutan tentang kekerasan.

Teguran kedua pada akun akan menyebabkan penangguhan wajib dua minggu lagi, sementara teguran ketiga akan mengakibatkan larangan mengupload video secara permanen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved