Penggunaan Data Analitik Cloudera Dorong Kinerja Bisnis XL Axiata
Senin, 11 Januari 2021 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari Synapse antara lain, melalui sistem ini, 90% pertanyaan yang diajukan terjawab dalam waktu kurang dari 5 detik. Sisanya dalam kisaran 1 menit saja, tergantung pada kompleksitas pertanyaannya.
Kemudian, tool ini menyediakan akses instan kepada business user yang membutuhkan data di mana saja dan kapan saja dan ini sangat membantu di tengah pembatasan sosial akibat COVID-19. Berkat algoritma berbasis ML/AI, pengguna juga bisa melakukan factor analysis hanya dalam hitungan detik.
Selain itu, tool ini juga mampu mengurangi ketergantungan kepada tim TI, sistem itu digunakan hampir semua departemen yang membutuhkan data sehingga menghasilkan satu single source of truth bagi keseluruhan organisasi. XL Axiata juga tak perlu berinvestasi lagi pada data stack yang baru tapi cukup dengan memanfaatkan ekosistem yang sudah ada, dalam hal ini platform Cloudera, dan menghadirkan data kepada lebih dari 100 user.
“Terjadinya pandemik COVID-19 telah menyebabkan lonjakan layanan yang signifikan bagi seluruh operator telekomunikasi di Indonesia. Di tengah demand yang tinggi, tantangannya adalah bagaimana lebih cepat menghasilkan produk dan layanan yang customer-centric dan menarik di tengah pembatasan sosial,” timpal Fanly Tanto, Country Manager Cloudera Indonesia.
Cloudera, kata dia, senang dapat mendukung XL Axiata mencapai demokratisasi data melalui platform Cloudera yang mendukung analisis multi-function, aman, governed. Sekaligus merupakan open platform yang menyajikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi. (Baca juga: Trafik Data Melonjak 70%, XL Axiata Tetap Bisa Jaga Kualitas Layanan )
Kemudian, tool ini menyediakan akses instan kepada business user yang membutuhkan data di mana saja dan kapan saja dan ini sangat membantu di tengah pembatasan sosial akibat COVID-19. Berkat algoritma berbasis ML/AI, pengguna juga bisa melakukan factor analysis hanya dalam hitungan detik.
Selain itu, tool ini juga mampu mengurangi ketergantungan kepada tim TI, sistem itu digunakan hampir semua departemen yang membutuhkan data sehingga menghasilkan satu single source of truth bagi keseluruhan organisasi. XL Axiata juga tak perlu berinvestasi lagi pada data stack yang baru tapi cukup dengan memanfaatkan ekosistem yang sudah ada, dalam hal ini platform Cloudera, dan menghadirkan data kepada lebih dari 100 user.
“Terjadinya pandemik COVID-19 telah menyebabkan lonjakan layanan yang signifikan bagi seluruh operator telekomunikasi di Indonesia. Di tengah demand yang tinggi, tantangannya adalah bagaimana lebih cepat menghasilkan produk dan layanan yang customer-centric dan menarik di tengah pembatasan sosial,” timpal Fanly Tanto, Country Manager Cloudera Indonesia.
Cloudera, kata dia, senang dapat mendukung XL Axiata mencapai demokratisasi data melalui platform Cloudera yang mendukung analisis multi-function, aman, governed. Sekaligus merupakan open platform yang menyajikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi. (Baca juga: Trafik Data Melonjak 70%, XL Axiata Tetap Bisa Jaga Kualitas Layanan )
(iqb)
Lihat Juga :