Pesawat Luar Angkasa China Tianwen-1 Hampir Tiba di Mars
Kamis, 07 Januari 2021 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Li Zhencai, Wakil Komandan Proyek Penyelidikan Mars Tianwen-1 dengan China Academy of Space Technology (CAST), yang membuat pesawat ruang angkasa tersebut, mengatakan, kepada media China bahwa persiapan untuk memasuki orbit Mars sedang dilakukan.
"Kami berencana menyelesaikan semua perintah dan latihan bersama dengan Pusat Kontrol Dirgantara Beijing sebelum 24 Januari," kata Li dalam wawancara CCTV.
Li, mengatakan, manuver koreksi lintasan keempat harus dilakukan untuk memastikan pesawat ruang angkasa akan memasuki jalur orbit Mars. Setelah memasuki orbit, Tianwen-1 akan mulai mempersiapkan upaya pendaratan penjelajah misi.
Pengorbit akan mulai mencitrakan calon lokasi pendaratan utama di dalam cekungan benturan besar Utopia Planitia, di sebelah selatan lokasi pendaratan Viking 2 NASA. Persiapan untuk pendaratan akan memakan waktu. CNSA menyatakan pendaratan ke Planet Mars tidak akan dilakukan hingga Mei 2021.
Jika bisa mendarat, penjelajah Tianwen-1 seberat 240 kilogram dengan tenaga suryanya akan menyelidiki karakteristik permukaan tanah dan potensi distribusi air-es dengan instrumen Radar Eksplorasi Bawah Permukaan. Penjelajah Mars juga akan menganalisis komposisi material permukaan dan karakteristik iklim Mars, serta lingkungan di permukaan.
"Kami berencana menyelesaikan semua perintah dan latihan bersama dengan Pusat Kontrol Dirgantara Beijing sebelum 24 Januari," kata Li dalam wawancara CCTV.
Li, mengatakan, manuver koreksi lintasan keempat harus dilakukan untuk memastikan pesawat ruang angkasa akan memasuki jalur orbit Mars. Setelah memasuki orbit, Tianwen-1 akan mulai mempersiapkan upaya pendaratan penjelajah misi.
Pengorbit akan mulai mencitrakan calon lokasi pendaratan utama di dalam cekungan benturan besar Utopia Planitia, di sebelah selatan lokasi pendaratan Viking 2 NASA. Persiapan untuk pendaratan akan memakan waktu. CNSA menyatakan pendaratan ke Planet Mars tidak akan dilakukan hingga Mei 2021.
Jika bisa mendarat, penjelajah Tianwen-1 seberat 240 kilogram dengan tenaga suryanya akan menyelidiki karakteristik permukaan tanah dan potensi distribusi air-es dengan instrumen Radar Eksplorasi Bawah Permukaan. Penjelajah Mars juga akan menganalisis komposisi material permukaan dan karakteristik iklim Mars, serta lingkungan di permukaan.
Lihat Juga :