Zoom Klaim Kantongi Pendapatan Rp11 Triliun pada Q3 2020

Rabu, 02 Desember 2020 - 11:44 WIB
loading...
Zoom Klaim Kantongi...
Kantor pusat Aplikasi zoom. FOTO/ Ist
A A A
WASHINGTON - Seperti diketahui, aplikasi konferensi video menjadi populer semenjak pandemi Covid-19 mewabah di dunia. Selama pandemik belum berakhir, aplikasi-aplikasi serupa mampu meraup keuntungan besar.

(Baca Juga: Percepat Pembebasan Lahan, ITDC Setorkan Dana Rp16,9 Miliar )

Salah satu aplikasi konferensi video yang banyak digunakan adalah Zoom. Tak ayal, dalam laporan keuangannya pada kuartal III tahun 2020, Zoom mampu mengantongi pendapatan sebesar USD777,2 juta atau sekitar Rp11 triliun.

Angka tersebut naik signifikan sebesar 367%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara keseluruhan, laba bersih Zoom pada kuartal Q3 2020 sebanyak USD198,4 juta dollar AS atau sekitar Rp2,8 triliun. Sementara laba kotornya mengalami penurunan 66,7%.

Dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, Zoom mengaku pelanggannya telah menyumbangkan pendapatan bagi perusahaan hingga lebih dari USD100.000 atau sekitar Rp1,4 miliar. Hingga saat ini, Zoom memiliki 433.700 pelanggan di seluruh dunia.

Melansir dari ZDNet, Rabu (2/12/2020), berkat jumlah pendapatan itu, Zoom pun meningkatkan proyeksi pendapatannya pada Q4 2020 dari USD806 juta atau Rp11,4 triliun menjadi USD811 juta atau Rp11,5 triliun.

Zoom memperkirakan pendapatan perusahaan pada tahun fiskal 2021 menyentuh kisaran angka USD2,57 miliar atau USD2,58 miliar (sekitar Rp36,3 triliun atau Rp36,5 triliun).

Namun, analis memprediksi bahwa pendapatan rata-rata Zoom akan berada di kisaran USD730 juta dollar AS atau sekitar Rp10,3 triliun. Sementara untuk tahun fiskal 2021 mencapai angka USD2,4 miliar atau sekitar Rp33,9 triliun.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
New York Akan Wajibkan...
New York Akan Wajibkan Peringatan Kesehatan Mental untuk Semua Platform Sosmed
Inggris Desak Apple...
Inggris Desak Apple dan Google Blokir Konten Porno di Sistem Operasi
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Sosmed Dipantau Ketat...
Sosmed Dipantau Ketat Aparat Saudi, 7 WNI Ditangkap Akibat Jual Paket Haji Ilegal
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved