Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon
Selasa, 01 Desember 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Penemuan itu dilakukan oleh tim Inggris-Kolombia, yang didanai oleh Dewan Riset Eropa. Pemimpinnya adalah José Iriarte, profesor arkeologi di Universitas Exeter dan pakar terkemuka di Amazon. “Saat Anda berada di sana, emosi Anda mengalir. Karena ada puluhan ribu lukisan. Perlu waktu beberapa generasi untuk merekamnya semua. Setiap belokan ada dinding lukisan baru.
BACA JUGA: Sampai di Mars, Manusia Bisa Bernafas dengan Alat Ini
![Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon]()
“Kami melihat hewan yang sudah punah. Gambar-gambarnya sangat alami dan dibuat dengan sangat baik. Kuda zaman es memiliki wajah yang liar dan berat. Begitu detailnya, kita bahkan bisa melihat rambut kudanya. Sangat menarik,” ujarnya.Gambar-gambar tersebut termasuk ikan, penyu, kadal dan burung, serta orang-orang yang menari dan berpegangan tangan, di antara pemandangan lainnya. Satu sosok memakai topeng menyerupai burung dengan paruh.
Situs ini sangat terpencil, setelah dua jam berkendara dari San José del Guaviare, tim arkeolog dan pembuat film berjalan kaki selama sekitar empat jam.
“Caiman ada di mana-mana, dan kami harus menghindari ular,” kata Al-Shamahi. ”Ada banyak ular paling mematikan di Amerika dengan tingkat kematian 80%,” tambahnya.
BACA JUGA: Sampai di Mars, Manusia Bisa Bernafas dengan Alat Ini

“Kami melihat hewan yang sudah punah. Gambar-gambarnya sangat alami dan dibuat dengan sangat baik. Kuda zaman es memiliki wajah yang liar dan berat. Begitu detailnya, kita bahkan bisa melihat rambut kudanya. Sangat menarik,” ujarnya.Gambar-gambar tersebut termasuk ikan, penyu, kadal dan burung, serta orang-orang yang menari dan berpegangan tangan, di antara pemandangan lainnya. Satu sosok memakai topeng menyerupai burung dengan paruh.
Situs ini sangat terpencil, setelah dua jam berkendara dari San José del Guaviare, tim arkeolog dan pembuat film berjalan kaki selama sekitar empat jam.
“Caiman ada di mana-mana, dan kami harus menghindari ular,” kata Al-Shamahi. ”Ada banyak ular paling mematikan di Amerika dengan tingkat kematian 80%,” tambahnya.
(dan)
Lihat Juga :