Digitalisasi Mudahkan UMKM Jalani Bisnis saat Pandemi
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:28 WIB
loading...
ILUSTRASI APLIKASI BELANJA. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Sebagai salah satu pilar penting ekonomi nasional, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu terus dibantu agar dapat bertahan, terutama saat terjadinya pelemahan ekonomi dimasa pandemi saat ini. Salah satunya adalah dengan mempercepat peralihan UMKM ke era digital. Nasabah Maybank di Solo Ini Mengaku Uang Rp72 Juta di Rekeningnya Lenyap
Beberapa UMKM yang melakukan inovasi digitalisasi dengan cara mengoptimalkan teknologi, terbukti bisa memperoleh keuntungan lebih untuk mengembangkan usaha mereka. Riset dari International Data Corporation (IDC) dan Cisco menunjukkan, digitalisasi UMKM dapat meningkatkan pendapatan negara. Baca Juga: Duit Nasabah Kembali Raib yang Kali Ini Capai Rp72 Juta, Maybank Kejar Pelaku
Diprediksi setidaknya Produk Dosmetik Bruto (PDB) bisa bertambah kisaran Rp 2,3 triliun – Rp 2,4 triliun pada 2024. Peningkatannya bisa lebih tinggi lagi, apabila pelaku usaha mahir menggunakan berbagi platform digital dalam memasarkan produknya.
CEO OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus mengatakan Tahun ini pandemi membawa dampak ke dalam setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dengan UMKM. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mencari alternatif lain, salah satunya dengan cara beralih ke digital. Proses UMKM memasuki fase digitalisasi bukanlah hal mudah.
'' Dengan adanya OY! Bisnis, kami menjawab kebutuhan konsumen, terutama pelaku usaha, dengan menyediakan fitur transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus dan juga menyederhanakan proses pembayaran hanya dari satu link pembayaran. Kedepannya kami akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam setiap produk keuangan kami. ” tutur Jesayas Ferdinandus
Dengan hadirnya OY! Bisnis, OY! Indonesia selalu berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk – produk keuangan digital yang memberikan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis.
Beberapa UMKM yang melakukan inovasi digitalisasi dengan cara mengoptimalkan teknologi, terbukti bisa memperoleh keuntungan lebih untuk mengembangkan usaha mereka. Riset dari International Data Corporation (IDC) dan Cisco menunjukkan, digitalisasi UMKM dapat meningkatkan pendapatan negara. Baca Juga: Duit Nasabah Kembali Raib yang Kali Ini Capai Rp72 Juta, Maybank Kejar Pelaku
Diprediksi setidaknya Produk Dosmetik Bruto (PDB) bisa bertambah kisaran Rp 2,3 triliun – Rp 2,4 triliun pada 2024. Peningkatannya bisa lebih tinggi lagi, apabila pelaku usaha mahir menggunakan berbagi platform digital dalam memasarkan produknya.
CEO OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus mengatakan Tahun ini pandemi membawa dampak ke dalam setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dengan UMKM. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mencari alternatif lain, salah satunya dengan cara beralih ke digital. Proses UMKM memasuki fase digitalisasi bukanlah hal mudah.
'' Dengan adanya OY! Bisnis, kami menjawab kebutuhan konsumen, terutama pelaku usaha, dengan menyediakan fitur transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus dan juga menyederhanakan proses pembayaran hanya dari satu link pembayaran. Kedepannya kami akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam setiap produk keuangan kami. ” tutur Jesayas Ferdinandus
Dengan hadirnya OY! Bisnis, OY! Indonesia selalu berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk – produk keuangan digital yang memberikan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis.
Lihat Juga :