AI Bantu Ilmuwan Memahami Aktivitas Otak Saat Berpikir
Senin, 30 November 2020 - 03:05 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memahami bagaimana otak memunculkan pikiran, para peneliti harus dapat mengukur sebuah pikiran. Mereka mengembangkan metode yang disebut "Inverse Rational Control," yaitu melihat suatu perilaku dan menyimpulkan keyakinan atau pemikiran yang menjelaskan perilaku tersebut.
Secara tradisional, para peneliti di bidang ini bekerja dengan gagasan bahwa hewan menyelesaikan tugas secara optimal dengan berperilaku melalui cara yang memaksimalkan keuntungan mereka. Namun, ketika para ilmuwan mempelajari perilaku hewan, mereka menemukan bahwa perilaku tersebut tidak selalu terjadi.
"Kadang-kadang hewan memiliki keyakinan atau asumsi yang 'salah' tentang apa yang terjadi di lingkungan mereka, tetapi mereka tetap mencoba untuk menemukan hasil terbaik dengan mempertimbangkan apa yang mereka yakini terjadi di sekitar mereka. Ini bisa menjelaskan mengapa hewan tampaknya berperilaku kurang optimal," kata Pitkow
Sebagai contoh, hewan yang sedang berburu akan mendengar banyak suara yang dikaitkan dengan mangsanya. Jika salah satu mangsa potensial mengeluarkan semua suara, perilaku optimal bagi pemburu adalah secara konsisten menargetkan gerakannya ke satu suara.
Begitu juga sebaliknya, jika pemburu secara keliru percaya bahwa suara tersebut berasal dari banyak hewan yang berbeda, ia mungkin memilih perilaku yang kurang optimal dan harus menentukan salah satu mangsanya. Pemburu juga harus berperilaku rasional dan suboptimal secara bersamaan.
Secara tradisional, para peneliti di bidang ini bekerja dengan gagasan bahwa hewan menyelesaikan tugas secara optimal dengan berperilaku melalui cara yang memaksimalkan keuntungan mereka. Namun, ketika para ilmuwan mempelajari perilaku hewan, mereka menemukan bahwa perilaku tersebut tidak selalu terjadi.
"Kadang-kadang hewan memiliki keyakinan atau asumsi yang 'salah' tentang apa yang terjadi di lingkungan mereka, tetapi mereka tetap mencoba untuk menemukan hasil terbaik dengan mempertimbangkan apa yang mereka yakini terjadi di sekitar mereka. Ini bisa menjelaskan mengapa hewan tampaknya berperilaku kurang optimal," kata Pitkow
Sebagai contoh, hewan yang sedang berburu akan mendengar banyak suara yang dikaitkan dengan mangsanya. Jika salah satu mangsa potensial mengeluarkan semua suara, perilaku optimal bagi pemburu adalah secara konsisten menargetkan gerakannya ke satu suara.
Begitu juga sebaliknya, jika pemburu secara keliru percaya bahwa suara tersebut berasal dari banyak hewan yang berbeda, ia mungkin memilih perilaku yang kurang optimal dan harus menentukan salah satu mangsanya. Pemburu juga harus berperilaku rasional dan suboptimal secara bersamaan.
Lihat Juga :