Korea Selatan Kembangkan Baterai Tahan Lama untuk Mobil Listrik

Kamis, 29 Oktober 2020 - 23:56 WIB
loading...
A A A
Hasil pembuktian mengatakan bahwa baterai yang baru dikembangkan memiliki daya tinggi dan sudah bisa diproduksi. Baterai ini memiliki kemampuan untuk mengurangi waktu pengisian secara signifikan.

Untuk pengisian cepat dan pemakaian baterai Li-Ion, metode mengurangi ukuran partikel bahan elektroda telah digunakan sejauh ini. Namun, mengurangi ukuran partikel memiliki kelemahan yaitu mengurangi kepadatan energi volumetrik baterai.

Tim peneliti mengkonfirmasi bahwa jika fase perantara dalam fase transisi terbentuk selama pengisian dan pengosongan, daya tinggi dapat dihasilkan tanpa kehilangan kepadatan energi atau mengurangi ukuran partikel. Ini memungkinkan pengembangan baterai Li-ion yang tahan lama.

Ada dua fase dalam proses pembuatan dan pertumbuhan fase baru saat pengisian dan pengosongan baterai. Keduanya memiliki volume yang berbeda dalam satu partikel yang mengakibatkan banyak kerusakan struktural diantara dua fase tersebut. inilah yang menghalangi pengosongan dan pengisian dengan cepat.

Tim peneliti POSTECH mengembangkan baterai dengan menggunakan metode sintesis. Ini memiliki pengertian bahwa seseorang dapat menginduksi fase perantara yang bertindak sebagai penyangga struktural untuk mengurangi perubahan volume fase kedua dalam sebuah partikel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Diduga Pemicu Kebakaran...
Diduga Pemicu Kebakaran di Kemayoran, Inilah Jenis-jenis Baterai Drone
iPhone Air 2 Diprediksi...
iPhone Air 2 Diprediksi Dibekali Kamera Ganda dan Baterai Lebih Baik
Google Setujui Permintaan...
Google Setujui Permintaan Korsel setelah 2 Dekade Bersengketa Peta Digital
Korea Selatan Larang...
Korea Selatan Larang Pelajar Bawa HP ke Sekolah, Alasannya Menakutkan
Di Balik Layar K-Content...
Di Balik Layar K-Content Bizweek 2025: Saat Ratusan Triliun Rupiah Dipertaruhkan di Meja Lobi Jakarta
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Rekomendasi
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved