Liverpool Memiliki Teknologi Otonom Perbaikan Lubang di Jalan Raya
Senin, 26 Oktober 2020 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Peneliti lain seperti Dr Paolo Paoletti dan Dr Sebastiano Fichera dari Fakultas Teknik telah menguji teknologi ini selama empat tahun terakhir. Mereka berpikir bahwa teknologi ini akan berkembang dan banyak digunakan di seluruh dunia.
Sebelum penemuan Robotiz3d, belum ada teknologi otonom yang tersedia untuk mengatasi jalan berlubang atau retak. Perbaikan jalan rusak juga diperkirakan mencapai lebih dari GBP 1 miliar dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
"Robotiz3d Ltd akan mengembangkan sistem robotik yang digerakkan oleh AI untuk memperbaiki jalan berlubang, baik nasional maupun internasional," kata Paoletti.
Sistem yang dibangun dapat mendeteksi dan mengkarakterisasi kerusakan jalan seperti retakan dan lubang secara mandiri. Robot juga akan menilai dan memprediksi tingkat keparahan kerusakan tersebut dan memperbaiki retakan sehingga tidak berkembang menjadi jalan berlubang.
Baca juga : Huawei Ciptakan Si "Monster" yang Menggabungkan Teknologi dan Fashion
Sebelum penemuan Robotiz3d, belum ada teknologi otonom yang tersedia untuk mengatasi jalan berlubang atau retak. Perbaikan jalan rusak juga diperkirakan mencapai lebih dari GBP 1 miliar dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
"Robotiz3d Ltd akan mengembangkan sistem robotik yang digerakkan oleh AI untuk memperbaiki jalan berlubang, baik nasional maupun internasional," kata Paoletti.
Sistem yang dibangun dapat mendeteksi dan mengkarakterisasi kerusakan jalan seperti retakan dan lubang secara mandiri. Robot juga akan menilai dan memprediksi tingkat keparahan kerusakan tersebut dan memperbaiki retakan sehingga tidak berkembang menjadi jalan berlubang.
Baca juga : Huawei Ciptakan Si "Monster" yang Menggabungkan Teknologi dan Fashion
(fan)
Lihat Juga :