Open Hybrid Cloud Mendorong Perusahaan Unggul dalam Kompetisi
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Mengambil tema “From Here, Anywhere”, yang melanjutkan diskusi yang sudah dimulai pada Red Hat Summit pada April, Red Hat Forum Asia Pacific 2020 bertujuan memperlihatkan berbagai peluang dan solusi yang dihadirkan oleh teknologi open source. Kemudian bagaimana organisasi/perusahaan bisa menggunakan teknologi itu, tak hanya mencapai tujuan jangka pendek, tapi juga mempersiapkan bisnis menghadapi potensi tantangan di masa depan.
Pembicara-pembicara penting lain ikut dibawa di event itu, antara lain Michael Araneta, Associate Vice President, Head of Advisory & Research, IDC Financial Insights; Nicholas Chen, Cloud Native Technical Specialist, Global Black Belt, Microsoft; Ryan Niksch, Senior Partner Solutions Architect, Amazon Web Services; Prashant Pradhan, Vice President and Chief Technology Officer, IBM Asia Pacific; dan Stuart Bernstein, Distinguished Technologist, World Wide Product and Engineering Group, Hewlett Packard Enterprise.
Red Hat Forum Asia Pacific adalah sebuah platform yang menjadi ajang bagi para pelanggan dan mitranya untuk menyelami berbagai tren dan pengembangan dalam open source, bagaimana mengaplikasikan open source dalam strategi-strategi transformasi mereka, berbagi cerita sukses dan berjejaring secara langsung dengan Red Hat dan ekosistem mitra teknologinya.
Perusahaan Sudah Siap dengan Digitalisasi
Di hari kedua even, Benjamin Henshall, General Manager Southeast Asia, mengatakan, pandemik mendorong pertumbuhan perusahaan hingga dua digit. Ini didorong persiapan dari perusahaan-perusahaan yang sejak tahun lalu sudah mempersiapkan diri untuk menggelar digitalisasi data.
"Sebelum pandemik COVID-19, banyak perusahaan sudah menyiapkan diri untuk digitalisasi. Dengan pandemik, proses itu dipercepat dan tidak mengagetkan mereka. Jadi tinggal melanjutkan program yang sudah dan telah direncanakan sebelumnya," kata Benjamin Henshall. (Baca juga: Teknologi Cloud Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Menggaet Investor )
Pembicara-pembicara penting lain ikut dibawa di event itu, antara lain Michael Araneta, Associate Vice President, Head of Advisory & Research, IDC Financial Insights; Nicholas Chen, Cloud Native Technical Specialist, Global Black Belt, Microsoft; Ryan Niksch, Senior Partner Solutions Architect, Amazon Web Services; Prashant Pradhan, Vice President and Chief Technology Officer, IBM Asia Pacific; dan Stuart Bernstein, Distinguished Technologist, World Wide Product and Engineering Group, Hewlett Packard Enterprise.
Red Hat Forum Asia Pacific adalah sebuah platform yang menjadi ajang bagi para pelanggan dan mitranya untuk menyelami berbagai tren dan pengembangan dalam open source, bagaimana mengaplikasikan open source dalam strategi-strategi transformasi mereka, berbagi cerita sukses dan berjejaring secara langsung dengan Red Hat dan ekosistem mitra teknologinya.
Perusahaan Sudah Siap dengan Digitalisasi
Di hari kedua even, Benjamin Henshall, General Manager Southeast Asia, mengatakan, pandemik mendorong pertumbuhan perusahaan hingga dua digit. Ini didorong persiapan dari perusahaan-perusahaan yang sejak tahun lalu sudah mempersiapkan diri untuk menggelar digitalisasi data.
"Sebelum pandemik COVID-19, banyak perusahaan sudah menyiapkan diri untuk digitalisasi. Dengan pandemik, proses itu dipercepat dan tidak mengagetkan mereka. Jadi tinggal melanjutkan program yang sudah dan telah direncanakan sebelumnya," kata Benjamin Henshall. (Baca juga: Teknologi Cloud Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Menggaet Investor )
(iqb)
Lihat Juga :