Vaksin Merah Putih Ditargetkan Uji Klinis Tahap Pertama di Awal 2021
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, tetapi juga dikembangkan oleh beberapa pihak lain, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gajah Mada.
Melalui keterangan resmi dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, penggunaan vaksin-vaksin yang dikembangkan di luar negeri merupakan upaya jangka pendek yang dapat segera dilakukan pemerintah.
Selain itu, belum diketahui secara tepat seberapa lama daya tahan vaksin tersebut mampu bertahan dalam tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO) hanya memperkirakan vaksin Covid-19 ini bertahan selama 6 bulan hingga 2 tahun saja.
Sementara itu, Vaksin Merah Putih buatan dalam negeri dikembangkan sebagai upaya jangka menengah-panjang dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan vaksin Indonesia di kemudian hari.
Melalui keterangan resmi dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, penggunaan vaksin-vaksin yang dikembangkan di luar negeri merupakan upaya jangka pendek yang dapat segera dilakukan pemerintah.
Selain itu, belum diketahui secara tepat seberapa lama daya tahan vaksin tersebut mampu bertahan dalam tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO) hanya memperkirakan vaksin Covid-19 ini bertahan selama 6 bulan hingga 2 tahun saja.
Sementara itu, Vaksin Merah Putih buatan dalam negeri dikembangkan sebagai upaya jangka menengah-panjang dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan vaksin Indonesia di kemudian hari.
(wbs)
Lihat Juga :