Indihome Lemot, Telkom Angkat Suara
Rabu, 21 Oktober 2020 - 20:01 WIB
loading...
ilustrasi tower seluler. FOTO/ Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia ( Telkom ) Tbk terus berupaya untuk proaktif dalam mengatasi sejumlah permasalahn yang dihadapi oleh pelanggan Indonesia Digital Home (Indihome). Baca juga: Mark Zuckerberg Disebut Biang Kerok Dibalik Permusuhan Trump dengan TikTok )
VP Consumer Asurance Telkom Suparwiyanto mengatakan saat ini layanan Indihome telah tersebar di 95% kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk terus meningkatkan kecepatan layanan jaringan internet, Telkom telah menambahkan sejumlah teknologi terbaru. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi Ditutup )
“Kita lengkapi dengan teknologi terbaru, misalnya melalui big data dan juga artificial intelligence (kecerdasan buatan) untuk memantau pelanggan,” kata Suparwiyanto dalam Webinar Media Briefing Program IndiHome ‘Semua Bisa Berubah Maju’, di Jakarta, Rabu (21/10/2020).
Menurutnya, Telkom juga memiliki teknologi yang dijadikan tolak ukur untuk mengetahui wilayah mana saja yang mengalami sejumlah gangguan. Dengan demikian, perseroan menjadi paham permasalahan yang ada sebelum pelanggan mengeluh.
“Kita punya tolak ukur jaringan yang tidak bagus, jadi bisa segera mengetahui sebelum pelanggan mengeluh,” ujar dia.
VP Consumer Asurance Telkom Suparwiyanto mengatakan saat ini layanan Indihome telah tersebar di 95% kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk terus meningkatkan kecepatan layanan jaringan internet, Telkom telah menambahkan sejumlah teknologi terbaru. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi Ditutup )
“Kita lengkapi dengan teknologi terbaru, misalnya melalui big data dan juga artificial intelligence (kecerdasan buatan) untuk memantau pelanggan,” kata Suparwiyanto dalam Webinar Media Briefing Program IndiHome ‘Semua Bisa Berubah Maju’, di Jakarta, Rabu (21/10/2020).
Menurutnya, Telkom juga memiliki teknologi yang dijadikan tolak ukur untuk mengetahui wilayah mana saja yang mengalami sejumlah gangguan. Dengan demikian, perseroan menjadi paham permasalahan yang ada sebelum pelanggan mengeluh.
“Kita punya tolak ukur jaringan yang tidak bagus, jadi bisa segera mengetahui sebelum pelanggan mengeluh,” ujar dia.
Lihat Juga :