HCL Technologies dan Nutanix Sediakan Solusi Database sebagai Layanan

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 06:01 WIB
loading...
HCL Technologies dan...
Strategi hybrid dan multicloud akan mendukung pemulihan Indonesia di realitas pasca-pandemi. Perusahaan-perusahaan akan melakukan optimalisasi lisensi database-nya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Nutanix meluncuran solusi manajemen multi-database pertama yang bersifat cloud agnostic alias bisa beroperasi di cloud manapun. Dinamai Era 2.0, solusi baru ini memperluas jangkauan solusi manajemen database Nutanix menjadi lintas cloud dan cluster, sehingga menyederhanakan operasional melalui peningkatan skala dan pengurangan biaya untuk tim IT dan database.

Selain itu, Nutanix juga mengumumkan dukungan yang semakin besar untuk Postgres dan SAP HANA. Ditambah sebuah solusi bersama dengan HCL, perusahaan teknologi global, yang memanfaatkan kekuatan Era 2.0. (Baca juga: Solusi Hybrid Cloud Dukung Operasional Konsisten di Lingkungan Multi-Cloud )

Dengan Era, tim IT dapat menyediakan database sebagai layanan (Database as a Service) yang memberikan kemudahan dengan satu klik tombol dan operasional yang tak terlihat dalam penyediaan dan lifecycle managament database. Ini adalah solusi multi-database yang didukung Oracle, Microsoft SQL Server, MySQL, dan MariaDB, selain Postgres dan SAP HANA.

“Strategi hybrid dan multicloud akan mendukung pemulihan Indonesia di realitas pasca-pandemi. Perusahaan-perusahaan akan melakukan optimalisasi lisensi database mereka serta mencari fleksibilitas, mobilitas aplikasi, serta inovasi – yang belum pernah kita jumpai dalam di bidang manajemen database multicloud sebelumnya,” kata Fetra Syahbana, Country Manager Indonesia, Nutanix.

Dia menjelaskan, Nutanix ingin menjembatani kesenjangan ini dengan menghadirkan solusi-solusi manajemen multi-database untuk digunakan cloud manapun yang akan menyederhanakan operasional dan mengurangi biaya. Dengan begitu dapat mamaksimalkan manfaat hybrid dan multicloud di masa depan.

“Di HCL, kami membantu para pelanggan mempercepat proses modernisasi data dan infrastruktur dengan solusi database as a service yang aman, skalabel dan cloud-ready. Kami mengakui layanan yang didukung Nutanix Era dan platform HCL akan memberikan platform database kelas dunia yang terotomatisasi untuk berbagai perusahaan,” ungkap Kalyan Kumar, Corporate Vice President and CTO, IT Services, HCL Technologies.

Pihaknya memiliki hubungan jangka panjang dengan Nutanix. Dengan Skale DB, perusahaan akan maju membantu para pelanggan mengoptimalkan sumber data dan mendorong inisiatif digital mereka.

Era 2.0 menyediakan manajemen database yang lebih sederhana dengan menggabungkan skalabilitas dan kinerja software HCI Nutanix, dengan fleksibilitas layanan database yang cloud-ready. Dengan pengumuman ini, maka perusahaan menyediakan sejumlah solusi. Di antaranya:

Manajemen Database yang Lebih Sederhana
Nutanix Era 2.0 memungkinkan pelanggan menyediakan dan mengelola database di berbagai cloud dengan tools, standar, dan kebijakan keamanan yang konsisten. Sehingga mereka memiliki fleksibilitas dalam memilih cloud yang tepat untuk setiap database guna meningkatkan kelincahan dan meminimalisir biaya.

Fetra mengutarakan, Era 2.0 juga menyederhanakan operasional di berbagai kluster dan data center yang terdistribusi, sehingga skalabilitasnya menjadi sangat signifikan. Di samping itu, proses penyediaan, cloning dan patching dapat dilakukan dengan 1 klik saja.

Di samping menyederhanakan operasial dan meminimalisir biaya dengan mobilitas data yang mulus di cloud, Era 2.0 juga dapat diterapkan untuk berbagai penggunaan baru. Misalnya, pemanfaatan public cloud untuk mengatasi lonjakan kapasitas, dev/test, perbaikan kapasitas, dan optimalisasi kinerja database dari jarak jauh.

Dukungan SAP HANA Skala Besar
Nutanix mengumumkan kemampuan Era telah diperluas ke salah satu mesin relational database terkemuka, SAP HANA. Dengan ini pelanggan dapat menikmati pengalaman manajemen dengan 1 klik untuk implementasi SAP HANA mereka.

Nutanix adalah salah satu platform hyper-converged infrastructure (HCI) pertama yang tersertifikasi untuk proses peningkatan kapasitas SAP HANA secara scale-up (meningkatkan kapasitas dengan meningkatkan sumberdaya dalam satu server). Dan baru-baru ini secara scale-out (menambah kapasitas dengan menambah jumlah server), sehingga menyederhanakan implementasi aplikasi bisnis SAP dan penggunaan SAP Business Warehouse yang paling rumit sekalipun dalam SAP HANA.

PostgreSQL 24/7 pada Nutanix
Fetra menambahkan, perusahaan ikut mengumumkan dukungan 24-jam (24/7) untuk Postgres guna mendukung implementasi aplikasi-aplikasi penting para pelanggannya. Berbeda dengan pesaing, dukungan ini termasuk pula pengalaman dukungan end-to-end untuk mesin database Postgres, di samping layanan pengelolaan platform infrastruktur dan Era –semuanya melalui tim Nutanix– sehingga menghasilkan waktu resolusi yang lebih cepat.

“Dengan data yang tersebar di mana-mana seperti saat ini, pengelolaan database mejadi lebih rumit dibandingkan sebelumnya. Organisasi dalam berbagai skala mencari solusi untuk menyederhanakan operasi database, mulai dari implementasi awal hingga pengelolaan dan perawatan yang dilakukan secara terus-menerus,” kata Mike Leone, Senior Analyst, ESG.

Dia menambahakan Era 2.0 memberikan solusi yang bersifat cloud agnostic. Teknologinya bisa menyederhanakan pengerjaan database dan membantu para pelanggan memanfaatkan nilai dari mobilitas data yang sangat dibutuhkan. (Baca juga: Benedict Cumberbatch Jadi Doctor Strange di Spider-Man 3 )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data Center Canggih...
Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?
Dari Jakarta hingga...
Dari Jakarta hingga Silicon Valley: Lima Tren Teknologi 2026 yang Akan Mengubah Cara Kita Hidup dan Bekerja
Kolaborasi dengan Hytera,...
Kolaborasi dengan Hytera, Samafitro Perkuat Infrastruktur Radio Komunikasi Nasional
China Tuntaskan Pembangunan...
China Tuntaskan Pembangunan Pusat Data Bawah Laut Shanghai
NeutraDC Perkuat Bisnis...
NeutraDC Perkuat Bisnis Data Center, Sambut Pertumbuhan AI yang Luar Biasa
NeutraDC Nxera Batam...
NeutraDC Nxera Batam dan Medco Power Hadirkan Energi Ramah Lingkungan untuk Data Center AI
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
PLN Dorong Lompatan...
PLN Dorong Lompatan Ekonomi Digital lewat Penyambungan KTT Pertama untuk Data Center di Cikarang
Rekomendasi
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved