Smartwatch Monster untuk Penggila Olah Raga dan Pencinta Alam
Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Kalau itu belum cukup, Garmin Fenix 6 Pro Solar bisa menyimpan 2.000 lagu, tahan diajak berenang di air laut, dan bisa di-charge dengan sinar matahari.
Ya, bodi Garmin Fenix 6 Pro Solar yang menggunakan standar militer itu begitu tangguh hingga bisa diajak berenang di laut. Air asin tidak akan membuatnya rontok.
Jam ini tidak hanya memberi informasi soal berapa langkah, detak jantung, dan jarak ketika jogging keliling rumah. Tapi bisa memberi tahu berapa banyak kelokan saat melakukan downhill menggunakan Mountain Bike (MTB)di Puncak, berapa banyak tanjakan di Gunung Arjuno, bahkan memberikan peta lengkap lapangan golf di seluruh Jakarta.
Dimanapun Anda berada, sistem satelit navigasi global GPS, GLONASS dan Galileo akan mengetahui presisi posisi Anda sambil terhubung ke sensor kompas tiga saklar, giroskop dan altimeter barometrik.
Fitur Pulse Ox² di jam tersebut tidak hanya mengukur saturasi oksigen darah, tapi juga memberi informasi terkait aklimasi ketinggian saat berada di gunung.
Garmin Fenix 6 Pro Solar juga tidak manja seperti smartwatch pada umumnya. Ia tidak butuh jaringan internet atau koneksi data untuk bisa beroperasi optimal.
Karena itu, jam tangan monster ini perlu "orang gila" pula yang mengendalikannya. Jika Anda tidak gila olah raga atau gila petualang, kemampuan Garmin Fenix 6 Pro Solar tidak akan bisa dioptimalkan.
BACA JUGA :Mampu Deteksi SpO2, Bisakah Smartwatch Kenali Awal Gejala Covid-19?
Tahan Sebulan Tanpa di Charge
![Smartwatch Monster untuk Penggila Olah Raga dan Pencinta Alam]()
Tentu saja pembeda Garmin Fenix 6 Pro Solar adalah daya tahan baterainya. Fiturnya serupa smartwatch yang ada di pasaran. Tapi, ketika umumnya smartwatch sudah keok dalam 1-3 hari pemakaian, pengguna Garmin Fenix 6 Pro Solar akan lupa dimana menyimpan kabel charger.
Ya, bodi Garmin Fenix 6 Pro Solar yang menggunakan standar militer itu begitu tangguh hingga bisa diajak berenang di laut. Air asin tidak akan membuatnya rontok.
Jam ini tidak hanya memberi informasi soal berapa langkah, detak jantung, dan jarak ketika jogging keliling rumah. Tapi bisa memberi tahu berapa banyak kelokan saat melakukan downhill menggunakan Mountain Bike (MTB)di Puncak, berapa banyak tanjakan di Gunung Arjuno, bahkan memberikan peta lengkap lapangan golf di seluruh Jakarta.
Dimanapun Anda berada, sistem satelit navigasi global GPS, GLONASS dan Galileo akan mengetahui presisi posisi Anda sambil terhubung ke sensor kompas tiga saklar, giroskop dan altimeter barometrik.
Fitur Pulse Ox² di jam tersebut tidak hanya mengukur saturasi oksigen darah, tapi juga memberi informasi terkait aklimasi ketinggian saat berada di gunung.
Garmin Fenix 6 Pro Solar juga tidak manja seperti smartwatch pada umumnya. Ia tidak butuh jaringan internet atau koneksi data untuk bisa beroperasi optimal.
Karena itu, jam tangan monster ini perlu "orang gila" pula yang mengendalikannya. Jika Anda tidak gila olah raga atau gila petualang, kemampuan Garmin Fenix 6 Pro Solar tidak akan bisa dioptimalkan.
BACA JUGA :Mampu Deteksi SpO2, Bisakah Smartwatch Kenali Awal Gejala Covid-19?
Tahan Sebulan Tanpa di Charge

Tentu saja pembeda Garmin Fenix 6 Pro Solar adalah daya tahan baterainya. Fiturnya serupa smartwatch yang ada di pasaran. Tapi, ketika umumnya smartwatch sudah keok dalam 1-3 hari pemakaian, pengguna Garmin Fenix 6 Pro Solar akan lupa dimana menyimpan kabel charger.
Lihat Juga :