Zipmex Hadirkan Investasi Dolar AS Berbasis Kripto dengan Bunga Hingga 10%

Kamis, 01 Oktober 2020 - 21:06 WIB
loading...
Zipmex Hadirkan Investasi...
Zipmex sebagai bursa perdagangan aset digital meluncurkan produk simpanan berbunga bernama ZipUp. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi COVID-19 , Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan dari 5% sebelum pandemi hingga menjadi 4% untuk memacu aktivitas ekonomi.

Baca juga: Bantu Guru PJJ, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar)

Hal ini memaksa bank komersial untuk melakukan hal yang sama dengan menurunkan bunga tabungan dan deposito. Tercatat pada hari ini bunga deposito rupiah tiga bank BUMN terbesar Bank Mandiri, BNI, dan BRI berada di kisaran 3,5%.

Sedangkan bunga tabungan Bank Mandiri sebesar 0.25% – 1.50%, BNI 0,5% - 1,7%, dan BRI sebesar 0,7% - 1,75%. Untuk deposito dan tabungan dalam valuta asing seperti dolar, angka nya jauh lebih kecil lagi. Hal ini membuat masyarakat kesulitan untuk dapat menumbuhkan nilai asetnya dengan menyimpan uang di bank. (Lihat videonya: Tempat Karaoke di Depok Ditutup Paksa Petugas)

Menjawab situasi yang ada, Zipmex sebagai bursa perdagangan aset digital meluncurkan produk simpanan berbunga bernama ZipUp. ZipUp merupakan produk simpanan fleksibel yang memungkinkan para pengguna untuk dapat mengambil uangnya kapan saja dengan cara yang mudah dan cepat. Layanan ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk menyimpan dan mengelola aset dalam bentuk digital dengan keamanan yang terjamin dan bunga tinggi hingga 10% per annum. Peluncuran ZipUp sekaligus menjadikan Zipmex sebagai satu-satunya bursa perdagangan aset digital teregulasi di Indonesia yang memberikan bunga simpanan kepada penggunanya.

Pengguna dapat memilih berbagai jenis aset untuk didaftarkan dalam program ZipUp ini seperti Dolar AS berbasis kripto melalui USD Tether (USDT), serta aset digital lainya seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Litecoin (LTC). Masing-masing aset memiliki besaran bunga sebagai berikut: USDT: 10% p.a., BTC: 6% p.a., ETH: 5% p.a., LTC: 5% p.a., dengan bunga yang dikreditkan ke akun pengguna Zipmex setiap harinya.

“Menyimpan aset dalam bentuk mata uang fiat seperti rupiah di bank memang memberikan berbagai keuntungan seperti kemudahan bertransaksi dan penarikan melalui mesin ATM. Namun kecenderungan nilai tukar rupiah untuk melemah terhadap dolar dan aset lain seperti Bitcoin misalnya membuat pemilik rupiah menghadapi risiko depresiasi nilai aset, terutama dalam situasi pandemi saat ini. Menyimpan aset dalam bentuk Dolar AS dan Bitcoin melalui ZipUp menjadi sebuah cara alternatif yang menarik untuk menumbuhkan dan melindungi nilai aset”, ungkap Shela Tanado selaku Country Manager Zipmex Indonesia dalam keterangan persnya di Jakarta Kamis 1/10/2020.

Tidak hanya memberikan suku bunga tinggi dan jenis aset yang menarik, ZipUp juga mengasuransikan aset setiap nasabah hingga 100 juta Dolar AS melalui kolaborasi dengan BitGo, sebuah perusahaan penyedia layanan kustodi aset digital. Selain itu, Zipmex juga telah terdaftar sebagai pedagang resmi aset kripto di Bappebti melalui PT Zipmex Exchange Indonesia.

Ditengah maraknya penipuan investasi dan gagal bayar asuransi belakangan ini di Indonesia, likuiditas suatu instrumen investasi menjadi aspek terpenting yang perlu diperhatikan masyarakat. Likuiditas mengukur seberapa fleksibel, mudah, dan cepat aset yang dibeli dapat dicairkan ke rekening bank kita.

Mendaftar untuk membuka akun di Zipmex sangat mudah secara online melalui tautan berikut di trade.zipmex.co.id/accounts/sign-up Dan zipmex.co.id/earn/ kemudian setor atau beli aset kripto yang terdaftar di Zipmex seperti BTC, ETH, USDT, dan menyetujui syarat dan ketentuan yang ada.

Zipmex dapat mengakomodasi pencairan dalam waktu 24 jam dan seluruh proses dilakukan secara online hanya dengan satu atau dua klik saja. Peluncuran produk baru ini menjadikan Zipmex sebagai platform perdagangan aset kripto dan kustodian aset digital paling inovatif di Indonesia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Perang Berkecamuk, Harga...
Perang Berkecamuk, Harga Bitcoin Mengamuk Tembus Rp1,1 Miliar
Pasar Kripto di Akhir...
Pasar Kripto di Akhir 2025: Bitcoin Layu di Rp 1,46 Miliar, Token Kecil Melesat hingga 69 Persen
Token Lokal Rasa Global:...
Token Lokal Rasa Global: Masuk Indodax hingga Bitrue, Palapa Kini Bidik Integrasi Hotel dan Gim
Kripto Berdarah: Bitcoin...
Kripto Berdarah: Bitcoin Terkapar di Level Rp1,47 Miliar, Suku Bunga Jepang Kembali Menghantui Pasar
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Rekomendasi
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved