Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:40 WIB
loading...
Apple Gugat OpenAI:...
Apple resmi menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang lewat mantan karyawannya sendiri. Foto: AFP
A A A
SAN FRANSISCO - Apple resmi menyeret OpenAI ke pengadilan federal. Perusahaan asal Cupertino ini menuduh OpenAI, dua mantan karyawannya, serta startup desain io Products melakukan "pola pencurian" atas informasi rahasia pengembangan produk.

Kronologi Gugatan

Gugatan diajukan pada Jumat lalu. Apple menyebut setidaknya dua karyawan lamanya yang pindah ke OpenAI mengirim data internal Apple ke alamat surel pribadi sebelum keluar dari perusahaan.

Dua nama yang disebut dalam gugatan adalah Chang Liu, insinyur elektrikal senior yang delapan tahun bekerja di Apple, dan Tang Yew Tan, mantan wakil presiden desain untuk iPhone dan Apple Watch yang mengabdi 24 tahun di Apple. Tan kini menjabat chief hardware officer di OpenAI.

Apple juga menyeret io Products, startup desain bentukan Jony Ive—mantan eksekutif senior Apple—yang diakuisisi OpenAI tahun lalu.

Tuduhan Utama

Menurut gugatan, para mantan karyawan ini membawa akses ke "proyek sensitif, relasi mitra tepercaya, teknik manufaktur berpemilik, dan produk yang belum dirilis."

Lewat jalur ini, Apple menuding OpenAI mendapat gambaran rencana dan operasional produknya.

Apple menambahkan, saat mewawancarai karyawan Apple yang masih aktif untuk posisi di OpenAI, pewawancara diduga meminta kandidat "membawa komponen asli" sebagai "alat peraga" dalam sesi wawancara.

Apple menyebut seluruh pihak yang digugat "bertindak bersama sebagai satu entitas, mengeksploitasi informasi rahasia Apple untuk memuluskan langkah OpenAI masuk ke pasar perangkat keras konsumen."

Respons OpenAI dan Apple

Juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, membantah tuduhan tersebut. "Kami tidak berkepentingan dengan rahasia dagang perusahaan lain," katanya kepada BBC.

Pusateri menyebut pihaknya sedang meninjau isi gugatan dan tetap fokus membangun teknologi yang memberdayakan penggunanya.

Di sisi lain, juru bicara Apple menyatakan gugatan ini didasarkan pada "bukti yang signifikan."

Apple mengaku sempat mencoba membicarakan kekhawatirannya langsung dengan OpenAI pada Februari lalu, namun diabaikan.

Konteks: Hubungan Apple-OpenAI yang Memburuk

Gugatan ini menandai pergeseran besar dalam relasi Apple dan OpenAI, pembuat ChatGPT. Tim Cook, yang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO Apple pada April lalu, sebelumnya memasukkan ChatGPT ke dalam perangkat Apple sebagai bagian dari strategi fitur AI perusahaan.
Namun tahun ini, Apple justru mengalihkan sebagian besar fitur AI-nya ke model dan perangkat Gemini milik Google.

Meski hubungan bisnis mulai renggang, Sam Altman, salah satu pendiri sekaligus CEO OpenAI, sempat memuji Cook sebagai "legenda" saat pengunduran diri itu diumumkan, dan menyebut dirinya "sangat berterima kasih atas semua yang telah dilakukan Cook."

Ambisi Hardware OpenAI di Tengah Sorotan

OpenAI dikabarkan bakal merilis produk perangkat keras pertamanya bulan ini, berupa keyboard untuk digunakan bersama alat-alat AI mereka. Perusahaan ini juga tengah bersiap melantai di bursa saham.

Apple menyebut fondasi bisnis hardware OpenAI "rapuh" karena, menurut gugatan, praktik semacam ini "dinormalisasi dan dicontohkan langsung oleh jajaran pimpinan" OpenAI.

Tuntutan Apple

Apple meminta pengadilan segera melarang OpenAI memperoleh atau menggunakan informasi rahasia apa pun yang dituduhkan, sekaligus menuntut ganti rugi dengan nominal
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Rekomendasi
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Berita Terkini
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved