Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:10 WIB
loading...
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI. Foto/SindoNews
A A A
CUPERTINO - Apple telah mengajukan gugatan terhadap OpenAI terkait praktik perekrutan dan pengumpulan informasi rahasia.

Pada tanggal 11 Juli, Apple mengajukan gugatan terhadap OpenAI di pengadilan federal di San Jose, California, menuduh perusahaan kecerdasan buatan (AI) tersebut mencuri rahasia dagang untuk mengembangkan perangkat keras konsumen.

Dalam gugatan setebal 41 halaman, Apple menuduh OpenAI melancarkan kampanye sistematis untuk merekrut personelnya dan mengumpulkan informasi rahasia terkait teknologi, proses, dan produk yang belum dirilis. Apple menuduh OpenAI menggunakan informasi ini untuk mengembangkan perangkat keras AI-nya.

Apple menegaskan akan membela pencapaian penelitian dan inovasinya dan mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk mengajukan gugatan setelah OpenAI gagal menanggapi kekhawatiran yang disampaikan Apple pada Februari lalu.

iPhone akan segera mendapatkan fitur yang memperingatkan pengguna sebelum mereka menjadi korban penipuan.Apple menambahkan lapisan perlindungan baru ke iOS 27 untuk membantu pengguna iPhone menghindari menjadi korban penipuan online. Melalui platform Trust Insights, aplikasi dapat mendeteksi aktivitas yang tidak biasa dan mengeluarkan peringatan segera setelah penipuan sedang berlangsung.

Gugatan tersebut tidak hanya menargetkan OpenAI tetapi juga perusahaan perangkat keras io Products, yang didirikan bersama oleh mantan Kepala Perancang Apple, Jony Ive, dan diakuisisi oleh OpenAI pada tahun 2025, bersama dengan dua mantan karyawan Apple: Tang Yew Tan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Perancang Perangkat Keras OpenAI, dan insinyur Chang Liu.

Menurut Apple, Tang Yew Tan, yang bekerja di Apple selama 24 tahun sebelum meninggalkan perusahaan, menggunakan nama sandi untuk proyek-proyek rahasia Apple dalam wawancara kerja untuk mendapatkan informasi tentang produk yang belum dirilis. Apple juga menuduhnya mendorong kandidat untuk membawa komponen seperti baterai, papan sirkuit, dan bagian perangkat keras lainnya ke wawancara untuk presentasi.

Menurut Apple, sekitar 400 karyawan OpenAI sebelumnya bekerja di perusahaan tersebut, dan mereka percaya bahwa temuan awal ini hanyalah "puncak gunung es." Perusahaan tersebut meminta pengadilan untuk memerintahkan OpenAI membayar ganti rugi dan mengeluarkan perintah larangan penggunaan informasi rahasia yang diduga telah disalahgunakan.

OpenAI membantah tuduhan tersebut. Seorang juru bicara perusahaan menegaskan bahwa OpenAI "tidak tertarik pada rahasia dagang bisnis lain" dan tetap fokus pada pengembangan teknologi inovatif untuk melayani penggunadi seluruh dunia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Rekomendasi
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved