500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:04 WIB
loading...
Ekosistem Aset Digital. Foto / Daily
A
A
A
DUBAI - Bybitresmi meluncurkan platform yang beroperasi secara lokal di Indonesia, menyusul akuisisi mayoritas dari PT Enkripsi Teknologi Handal.
Langkah ini menjadikan Bybit Indonesia sebagai entitas lokal yang teregulasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Langkah ini mencerminkan strategi ekspansi Bybit yang mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, di mana perusahaan memasuki pasar baru melalui struktur yang tunduk pada aturan lokal, entitas yang berlisensi, serta keterlibatan berkelanjutan dengan otoritas regulator.
Bybit memandang Indonesia sebagai pasar strategis jangka panjang, bukan hanya
peluang pertumbuhan untuk jangka pendek.
Pada tahap awal peluncurannya, Bybit Indonesia akan memperkenalkan produk dan
layanannya secara bertahap, dimulai dengan lebih dari 500 pairs aset kripto.
Platform ini akan beroperasi dengan likuiditas tingkat institusional, sistem pengawasan pasar, dan pengendalian risiko yang selaras dengan persyaratan lokal serta standar global dari Bybit.
Produk dan layanan berikutnya akan dihadirkan secara progresif sesuai ketentuan yang berlaku, disertai notifikasi dan perlindungan konsumen yang memadai.
Memperkuat Tata Kelola Lokal dan Kesinambungan Operasional Bybit Indonesia akan dipimpin oleh tim manajemen lokal guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasarIndonesia.
Jajaran pimpinan Bybit Indonesia terdiri dari Lawrence Samantha (CEO Bybit
Indonesia) dan Dionisius Evan (COO Bybit Indonesia), keduanya sebelumnya menjabat sebagai bagian dari tim manajemen senior NOBI, bersama Steven Gotama (CMO Bybit Indonesia).
Tim ini akan mengawasi operasional sehari-hari, kepatuhan terhadap ketentuan
regulator, serta keterlibatan pemangku kepentingan dalam koordinasi dengan regulator dan mitra industri.
“Akuisisi ini memungkinkan kami memadukan kapabilitas global Bybit dengan tim lokal yang berpengalaman serta memahami betul pasar serta lanskap regulasi di Indonesia," tuturLawrence Samantha, CEO Bybit Indonesia.
Sementara itu, Ben Zhou, Co-founder dan CEO Bybit, mengatakan Indonesia merepresentasikan peluang yang signifikan bagi industri aset digital, namun pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui penyelarasan regulasi dan operasional yang bertanggung jawab.
"Bybit Indonesia mencerminkan komitmen kami untuk berkolaborasi secara konstruktif dengan otoritas lokal, menghormati kerangka regulasi nasional, serta membangun platform yang mengutamakan perlindungan pengguna, transparansi, dan integritas pasar dalam jangka panjang."
Edukasi akan menjadi pilar utama dari strategi Bybit Indonesia. Bybit Indonesia akan
berkomitmen dalam berbagai inisiatif literasi di Indonesia, dimulai dengan Bybit Learn, untuk mendorong partisipasi yang sehat dan terinformasi, dan penggunaan layanan aset digital yang bertanggung jawab.
Semua komitmen ini dilakukan untuk memadukan standar internasional dengan pemahaman dan konteks lokal, sehingga pengguna di Indonesia dapat
menavigasi ekosistem aset digital dengan lebih percaya
Langkah ini menjadikan Bybit Indonesia sebagai entitas lokal yang teregulasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Langkah ini mencerminkan strategi ekspansi Bybit yang mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, di mana perusahaan memasuki pasar baru melalui struktur yang tunduk pada aturan lokal, entitas yang berlisensi, serta keterlibatan berkelanjutan dengan otoritas regulator.
Bybit memandang Indonesia sebagai pasar strategis jangka panjang, bukan hanya
peluang pertumbuhan untuk jangka pendek.
Pada tahap awal peluncurannya, Bybit Indonesia akan memperkenalkan produk dan
layanannya secara bertahap, dimulai dengan lebih dari 500 pairs aset kripto.
Platform ini akan beroperasi dengan likuiditas tingkat institusional, sistem pengawasan pasar, dan pengendalian risiko yang selaras dengan persyaratan lokal serta standar global dari Bybit.
Produk dan layanan berikutnya akan dihadirkan secara progresif sesuai ketentuan yang berlaku, disertai notifikasi dan perlindungan konsumen yang memadai.
Memperkuat Tata Kelola Lokal dan Kesinambungan Operasional Bybit Indonesia akan dipimpin oleh tim manajemen lokal guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasarIndonesia.
Jajaran pimpinan Bybit Indonesia terdiri dari Lawrence Samantha (CEO Bybit
Indonesia) dan Dionisius Evan (COO Bybit Indonesia), keduanya sebelumnya menjabat sebagai bagian dari tim manajemen senior NOBI, bersama Steven Gotama (CMO Bybit Indonesia).
Tim ini akan mengawasi operasional sehari-hari, kepatuhan terhadap ketentuan
regulator, serta keterlibatan pemangku kepentingan dalam koordinasi dengan regulator dan mitra industri.
“Akuisisi ini memungkinkan kami memadukan kapabilitas global Bybit dengan tim lokal yang berpengalaman serta memahami betul pasar serta lanskap regulasi di Indonesia," tuturLawrence Samantha, CEO Bybit Indonesia.
Sementara itu, Ben Zhou, Co-founder dan CEO Bybit, mengatakan Indonesia merepresentasikan peluang yang signifikan bagi industri aset digital, namun pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui penyelarasan regulasi dan operasional yang bertanggung jawab.
"Bybit Indonesia mencerminkan komitmen kami untuk berkolaborasi secara konstruktif dengan otoritas lokal, menghormati kerangka regulasi nasional, serta membangun platform yang mengutamakan perlindungan pengguna, transparansi, dan integritas pasar dalam jangka panjang."
Edukasi akan menjadi pilar utama dari strategi Bybit Indonesia. Bybit Indonesia akan
berkomitmen dalam berbagai inisiatif literasi di Indonesia, dimulai dengan Bybit Learn, untuk mendorong partisipasi yang sehat dan terinformasi, dan penggunaan layanan aset digital yang bertanggung jawab.
Semua komitmen ini dilakukan untuk memadukan standar internasional dengan pemahaman dan konteks lokal, sehingga pengguna di Indonesia dapat
menavigasi ekosistem aset digital dengan lebih percaya
(wbs)
Lihat Juga :