Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB
loading...
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump Mobile menjual T1 Phone sebagai kebanggaan Amerika. iFixit berkata lain: jeroannya nyaris identik dengan HTC U24 Pro buatan China. Foto: iFixit
A A A
AMERIKA - iFixit melakukan CT scan, membongkar kedua ponsel: T1 Phone lansiran Trump Mobile dan HTC U24 Pro buatan China — ponsel kelas menengah yang rilis pada 2024.

Lalu, menganalisis layarnya dari dekat. Puncaknya, mereka memasang mainboard HTC U24 Pro ke dalam bodi Trump T1 Phone.

Hasilnya menyala normal tanpa kendala. Artinya kedua perangkat bukan sekadar mirip secara visual, tapi identik secara fungsi dan bisa bertukar komponen.

Spesifikasi: Nyaris Sama Persis

Yang sama persis:
•⁠ ⁠Chipset Snapdragon 7 Gen 3
•⁠ ⁠RAM 12GB
•⁠ ⁠Penyimpanan 512GB

Yang beda tipis:
•⁠ ⁠Posisi kamera flash sedikit bergeser dan bentuk grille speaker berbeda — tanpa dampak praktis.
•⁠ ⁠Paket chipset T1 dipasok Micron, sedangkan HTC memakai SK Hynix. Komponennya tetap identik.

Perbedaan paling nyata ada di baterai:
•⁠ ⁠Trump T1 Phone: 19,35 Wh, buatan Filipina, pengisian 30W.
•⁠ ⁠HTC U24 Pro: 17,23 Wh, buatan China, pengisian hingga 60W.
Jadi baterai Trump lebih besar, tapi justru mengisi daya lebih lambat.

Ironi "Proudly American"

Di situs resminya, Trump Mobile memasarkan T1 sebagai "Proudly American" — disebut sebagai langkah berani menuju kemerdekaan nirkabel, dirancang dengan nilai-nilai Amerika, berperforma premium dan berdesain ramping tanpa banderol selangit.

Faktanya, teardown menegaskan ponsel ini bukan buatan Amerika. Trump Mobile pun sudah mengubah klaim: dari "dibuat" menjadi "hanya dirakit" di AS — tanpa penjelasan jelas soal apa maksudnya.

HTC juga hampir pasti tidak terlibat. Sejak 2017, HTC menjual bisnis ponselnya ke Google dan berhenti memproduksi sendiri.

Mereka menggandeng ODM (Original Device Manufacturer) asal China yang merancang sekaligus merakit ponsel berlabel HTC. Trump Mobile kemungkinan besar memakai ODM yang sama dengan pembuat U24 Pro.

Sentuhan Amerika? Kemungkinan hanya pilihan warna dan bendera di punggung ponsel — itu pun dengan 11 garis, bukan 13.

Soal Harga

T1 Phone dibanderol USD499 atau sekitar Rp8.832.300. Angka itu hampir setara harga HTC U24 Pro versi 512GB. Tapi ada catatan penting: harga tersebut berstatus "promotional price".

Harga normalnya masih misteri, dan baru akan ketahuan ketika Trump Mobile benar-benar mengirim ponsel ke semua pemesan.

Di rentang harga sekitar Rp8,8 juta, banyak ponsel menawarkan nilai lebih baik — termasuk HTC U24 Pro itu sendiri, yang bisa langsung dibeli dan dipakai sekarang. Buat konsumen Indonesia, logikanya sederhana: kenapa membayar versi berlabel "Amerika" kalau barangnya sama-sama buatan China dan tersedia lebih murah?

FAQ

Trump T1 Phone sebenarnya ponsel apa?

Versi modifikasi HTC U24 Pro yang rilis 2024 dan dibuat di China.

Apakah Trump T1 Phone buatan Amerika?

Tidak. Trump Mobile kini menyebutnya "hanya dirakit" di AS.

Berapa harga Trump T1 Phone?

USD499 (sekitar Rp8.832.300), masih berstatus harga promosi.

Apa beda utamanya dengan HTC U24 Pro?

Terutama baterai: T1 19,35 Wh / 30W (Filipina), sedangkan U24 Pro 17,23 Wh / 60W (China).
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
Ahli Sains Prediksi...
Ahli Sains Prediksi Donald Trump Bisa Serang Greenland
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved