Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Lapisan operasionalmenggunakankeluarga rudal Hisar. Dari rudal-rudal tersebut, Hisar-O (jarak menengah) memiliki jangkauan sekitar 40 km, sedangkan Hisar-A (jarak pendek) memiliki jangkauan sekitar 15 km.

Rudal HISAR, sebuah 'perisai baja,' menetapkan standar baru untuk pertahanan udara global.

Kedua sistem ini diorganisasikan dalam struktur batalion, yang cocok untuk melindungi area luas dan menangkal pesawat terbang, helikopter, UAV, dan rudal jelajah pada ketinggian menengah.

Lapisan taktismencakup sistem yang lebih serbaguna seperti Gürz (sistem serbaguna yang menggabungkan meriam 35 mm dan rudal jarak pendek hingga sangat pendek), Gökdemir (jangkauan sekitar 20 km), dan varian lainnya.

Kelas ini berfungsi sebagai lapisan transisi antara pertahanan jarak menengah dan jarak dekat.

Lapisan area dekat (jarak sangat pendek)adalah lapisan perlindungan terakhir, yang dirancang khusus untuk menangkal drone kecil, roket, mortir, dan target terbang rendah.

Sistem utama meliputi artileri swa-gerak Korkut (meriam 35 mm, jangkauan efektif hingga 4 km), Göksur, rudal jarak sangat pendek Sungur, dan beberapa solusi laser seperti Gökberk.

Kelas ini sangat penting dalam konteks meningkatnya prevalensi drone bunuh diri dan amunisi jelajah.

Turki telah menandatangani kontrak baru senilai sekitar 6,5 miliar dolar AS dengan ASELSAN, Roketsan, dan HAVELSAN untuk memulai produksi massal sistem Steel Dome dalam skala besar. (Sumber gambar: Aselsan/armyrecognition.com)
Sistem sensor dan komando – otak dari Steel Dome.

Kekuatan sebenarnya dariSteel Dometerletak pada lapisan sensor dan komandonya. Sistem ini menggunakan radar ASELSAN canggih seperti seri ALP (ALP 100-G, ALP 300-G) dan Eralp (radar peringatan dini pita S dengan jangkauan deteksi ratusan kilometer).

Rudal SOM yang sangat canggih ini menantang bahkan sistem pertahanan yang paling mutakhir sekalipun.

Radar-radar ini menggabungkan sensor elektro-optik dan inframerah dengan sistem intelijen elektronik untuk menciptakan gambaran komprehensif tentang wilayah udara, bahkan dalam kondisi gangguan atau visibilitas target siluman yang terbatas.

Pusat komando tersebut adalah sistem HAKIM – platform komando udara berbasis AI dari ASELSAN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Rekomendasi
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved