Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Jum'at, 15 Mei 2026 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan elektronik lokal China dinilai berhasil berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Selain menawarkan harga kompetitif, merek domestik juga menghadirkan inovasi produk yang lebih cepat dan mampu membangun loyalitas konsumen dalam negeri.
Meski meninggalkan pasar home appliances China, Samsung tetap melanjutkan operasional manufakturnya di negara tersebut. Beberapa perangkat masih diproduksi di Tiongkok untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Di sisi lain, Samsung kini semakin fokus mengembangkan bisnis semikonduktor dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Divisi chip dan memori berkinerja tinggi disebut menjadi salah satu motor pertumbuhan utama perusahaan.
Pada kuartal pertama 2026, Samsung melaporkan pendapatan sebesar 133,87 triliun won Korea dengan laba operasi mencapai 57,23 triliun won Korea. Divisi semikonduktor bahkan menyumbang sekitar 61 persen dari total pendapatan perusahaan, didorong meningkatnya permintaan teknologi AI global.
Meski meninggalkan pasar home appliances China, Samsung tetap melanjutkan operasional manufakturnya di negara tersebut. Beberapa perangkat masih diproduksi di Tiongkok untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Di sisi lain, Samsung kini semakin fokus mengembangkan bisnis semikonduktor dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Divisi chip dan memori berkinerja tinggi disebut menjadi salah satu motor pertumbuhan utama perusahaan.
Pada kuartal pertama 2026, Samsung melaporkan pendapatan sebesar 133,87 triliun won Korea dengan laba operasi mencapai 57,23 triliun won Korea. Divisi semikonduktor bahkan menyumbang sekitar 61 persen dari total pendapatan perusahaan, didorong meningkatnya permintaan teknologi AI global.
(wbs)
Lihat Juga :