Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas

Jum'at, 24 April 2026 - 11:25 WIB
loading...
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC.FOTO/Daily
A A A
HANOI - Menurut perusahaan keamanan Kaspersky, peralatan rumah pintar seperti televisi, AC, mesin cuci, dan lain-lain, memiliki risiko tinggi untuk diretas.

Pada tanggal 21 April, Kaspersky mengadakan acara "Tinjauan Bisnis dan Tren Keamanan Siber" di Vietnam.

Pada acara tersebut, Ngo Tan Vu Khanh, Country Director Kaspersky Vietnam, menyatakan bahwa peralatan rumah pintar seperti televisi, AC, dan mesin cuci memiliki risiko tinggi untuk diretas.

Perangkat-perangkat ini semakin banyak menggabungkan sensor dan kemampuan pengumpulan data, yang kemudian dapat dieksploitasi jika terjadi pelanggaran keamanan.

Menurut Khanh, ketika perangkat terhubung ke internet (IoT), data ditransmisikan secara terus-menerus, sehingga menimbulkan potensi risiko serangan siber.

Peretas dapat menyusup ke televisi untuk memantau aktivitas pengguna, atau meretas kamera untuk mengumpulkan gambar dan data untuk tujuan jahat, atau bahkan menentukan apakah ada orang di dalam rumah.

Selain itu, Adrian Hia, Managing Director Kaspersky AsiaPacific, memperingatkan tentang risiko penggunaan jaringan Wi-Fi gratis. Data pribadi, termasuk informasi dan gambar, dapat dicuri selama transmisi jika tidak dilindungi dengan benar.

Menurut para ahli, pengguna perlu meningkatkan kesadaran keamanan mereka, misalnya dengan menggunakan VPN saat mengakses Wi-Fi publik untuk mengurangi risiko diserang.

Menurut data dari Kaspersky, selama setahun terakhir, Vietnam mencatat lebih dari 23,8 juta serangan siber dan 109,4 juta ancaman yang menargetkan perangkat lokal yang terdeteksi dan diblokir. Bersamaan dengan itu, 34% bisnis di Vietnam menjadi sasaran serangan rantai pasokan selama periode yang sama.

Mengingat sifat ancaman yang terus berkembang, penguatan dan konsolidasi sistem pertahanan menjadi prioritas bagi banyak bisnis. Akibatnya, Kaspersky mencatat pertumbuhan bisnis yang positif secara global, di kawasan Asia-Pasifik(APAC).

Di Vietnam, Kaspersky melanjutkan momentum pertumbuhan yang kuat dengan total pendapatan meningkat sebesar 39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adrian Hia menyatakan bahwa Vietnam tetap menjadi salah satu pasar utama Kaspersky. Hasil pertumbuhan positif mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperluas kehadirannya dan menunjukkan meningkatnya permintaan akan keamanan siber.

Secara global, Kaspersky memproyeksikan pendapatan hampir USD836 juta pada tahun 2025, meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendorong utama pertumbuhan ini adalah segmen bisnis ke bisnis (B2B), yang mengalami peningkatan sebesar 16%.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Google Umumkan Patch...
Google Umumkan Patch Darurat Chrome untuk Waspadai Zero-Day
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved