Membongkar Jeroan ROG GM700TZ: PC Pre-built Futuristik yang Bikin Hardcore Gamer Merinding
Selasa, 31 Maret 2026 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Penempatan Video RAM (VRAM) raksasa 16GB ini merupakan langkah jenius ASUS, menjawab keluhan gamer yang kerap kehabisan memori saat melibas judul-judul gim kelas berat (AAA) di resolusi tinggi. Untuk menyokong kecepatan, ASUS menanamkan memori 32GB DDR5 (2x16GB) dan penyimpanan super cepat 1TB M.2 NVMe PCIe 4.0 SSD.
Hasil pengujian (benchmark) membuktikan bahwa klaim performa ASUS bukanlah isapan jempol.
![Membongkar Jeroan ROG GM700TZ: PC Pre-built Futuristik yang Bikin Hardcore Gamer Merinding]()
Pada pengujian produktivitas PCMark 10 (mode kipas Turbo), mesin ini mencetak skor fantastis 10.769, jauh meninggalkan PC desktop kelas atas konvensional yang rata-rata hanya bertengger di angka 9.000-an. Artinya, PC ini siap disiksa untuk proses penyuntingan video 4K atau multitasking kantoran ekstrem tanpa gejala lag sedikit pun.
Kemampuan grafisnya tak kalah mengerikan. Pengujian 3DMark Time Spy mencetak skor 23.974, sementara Port Royal (pengujian Ray Tracing) menyentuh angka 17.779. Skor setinggi ini adalah garansi mutlak bahwa fitur Ray Tracing pada arsitektur RDNA terbaru berjalan maksimal, memancarkan pantulan cahaya super realistis.
Bagi atlet esports, Ryzen 7 9800X3D memiliki teknologi 3D V-Cache. Pada resolusi 1080p, gim Valorant berjalan di angka irasional 740+ FPS tanpa frame drop sedikit pun saat pertempuran intens, sementara Counter-Strike 2 (CS2) menembus 670+ FPS, menyajikan latensi terendah yang krusial untuk turnamen profesional.
Hebatnya, seluruh performa brutal tersebut dijinakkan dengan sempurna oleh sistem pendingin Liquid Cooler ROG.
Meski disiksa beban penuh (stres tes Cinebench R23), suhu rata-rata CPU tetap terjaga di 81 derajat Celcius, sementara unit pengolah grafis terasa sangat dingin di suhu rata-rata 38 derajat Celcius. Tingkat kebisingannya pun cukup sopan, tertahan di angka rata-rata 62 dB.
ASUS menawarkan ROG GM700TZ-R97X831WOM di harga Rp49.499.000. Bagi yang memiliki anggaran lebih ketat, tersedia varian GM700TZ-R96X711WOM (Ryzen 7 9700X dan GPU Radeon RX 9060 XT PRIME 16GB, RAM 16GB) seharga Rp34.099.000.
Hasil pengujian (benchmark) membuktikan bahwa klaim performa ASUS bukanlah isapan jempol.
.jpg)
Pada pengujian produktivitas PCMark 10 (mode kipas Turbo), mesin ini mencetak skor fantastis 10.769, jauh meninggalkan PC desktop kelas atas konvensional yang rata-rata hanya bertengger di angka 9.000-an. Artinya, PC ini siap disiksa untuk proses penyuntingan video 4K atau multitasking kantoran ekstrem tanpa gejala lag sedikit pun.
Kemampuan grafisnya tak kalah mengerikan. Pengujian 3DMark Time Spy mencetak skor 23.974, sementara Port Royal (pengujian Ray Tracing) menyentuh angka 17.779. Skor setinggi ini adalah garansi mutlak bahwa fitur Ray Tracing pada arsitektur RDNA terbaru berjalan maksimal, memancarkan pantulan cahaya super realistis.
Bagi atlet esports, Ryzen 7 9800X3D memiliki teknologi 3D V-Cache. Pada resolusi 1080p, gim Valorant berjalan di angka irasional 740+ FPS tanpa frame drop sedikit pun saat pertempuran intens, sementara Counter-Strike 2 (CS2) menembus 670+ FPS, menyajikan latensi terendah yang krusial untuk turnamen profesional.
Hebatnya, seluruh performa brutal tersebut dijinakkan dengan sempurna oleh sistem pendingin Liquid Cooler ROG.
Meski disiksa beban penuh (stres tes Cinebench R23), suhu rata-rata CPU tetap terjaga di 81 derajat Celcius, sementara unit pengolah grafis terasa sangat dingin di suhu rata-rata 38 derajat Celcius. Tingkat kebisingannya pun cukup sopan, tertahan di angka rata-rata 62 dB.
ASUS menawarkan ROG GM700TZ-R97X831WOM di harga Rp49.499.000. Bagi yang memiliki anggaran lebih ketat, tersedia varian GM700TZ-R96X711WOM (Ryzen 7 9700X dan GPU Radeon RX 9060 XT PRIME 16GB, RAM 16GB) seharga Rp34.099.000.
Lihat Juga :