Ahli Sebut Chatbot AI Bisa Salah hingga 45%
Selasa, 24 Maret 2026 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Menurut studi tersebut, informasi yang salah yang dihasilkan oleh AI mencakup hingga 45% dari berita, terlepas dari bahasa atau lokasi geografis. OpenAI juga mengakui bahwa tidak ada cara untuk sepenuhnya mencegah informasi yang salah muncul sebagai "kebenaran."
Para peneliti menyamakan model-model ini dengan siswa yang menghadapi pertanyaan sulit, yang, ketika ragu, akan menebak daripada mengakui bahwa mereka tidak tahu.
Bapak Veale menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan sumber yang dapat diandalkan terlebih dahulu, atau menggunakan buku dan dokumen tradisional sebagai referensi.
Para ahli menekankan perlunyapendidikandan penetapan aturan untuk penggunaan AI yang hati-hati, terutama karena AI secara bertahap terlibat dalam pekerjaan pemerintah, lembaga administrasi, dan organisasi kompleks.
Para peneliti menyamakan model-model ini dengan siswa yang menghadapi pertanyaan sulit, yang, ketika ragu, akan menebak daripada mengakui bahwa mereka tidak tahu.
Bapak Veale menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan sumber yang dapat diandalkan terlebih dahulu, atau menggunakan buku dan dokumen tradisional sebagai referensi.
Para ahli menekankan perlunyapendidikandan penetapan aturan untuk penggunaan AI yang hati-hati, terutama karena AI secara bertahap terlibat dalam pekerjaan pemerintah, lembaga administrasi, dan organisasi kompleks.
(wbs)
Lihat Juga :