AnTuTu Ungkap Peningkatan Kinerja iPhone 12 Pro Max Tak Sesuai Harapan

Jum'at, 18 September 2020 - 06:58 WIB
loading...
AnTuTu Ungkap Peningkatan...
Tolok ukur AnTuTu yang dijalankan pada iPhone 12 Pro Max, menunjukkan skor CPU 16% lebih tinggi dan hasil GPU 4% lebih baik. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Apple memang batal mengumumkan iPhone generasi terbaru pada acara peluncuran September ini, tapi perusahaan merinci jantung dari ponsel masa depanny, chipset Apple A14 . (Baca juga: Bocoran Spesifikasi dan Harga Bentuk Opini Galaxy S20 FE Ungguli iPhone 12 )

Berdasarkan klaim Apple pada pengumuman tersebut, lapor GSM Arena, diperkirakan chipset memiliki CPU 17% lebih cepat dan GPU 8% lebih baik dari pendahulunya. Tolak ukur yang baru muncul menunjukkan angka-angka ini cukup dekat dengan yang diperkirakan sebelumnya.
AnTuTu Ungkap Peningkatan Kinerja iPhone 12 Pro Max Tak Sesuai Harapan

Tolok ukur AnTuTu yang dijalankan pada iPhone 12 Pro Max, menunjukkan skor CPU 16% lebih tinggi dan hasil GPU 4% lebih baik. Namun ada peningkatan yang lebih nyata dalam kecepatan memori, yakni 22%. Tetapi secara keseluruhan peningkatan kinerja jelas kecil.

Hasil gabungan dari 572.333 poin bisa dibilang rendah mengingat pesaingnya, Snapdragon 865+ (Plus) yang mengotaki ponsel Android, melampaui angka 600.000. Perlu dicatat perbandingan tolok ukur lintas platform sebenarnya bukan bidang permainan yang setara karena ada perbedaan dalam cara tugas dijalankan.

Namun, perbandingan dengan A13 sepenuhnya relevan dan ini menunjukkan bahwa chipset 5nm pertama di dunia tidak akan membawa lompatan kinerja yang diharapkan banyak orang. Ada tiga penjelasan yang muncul dari temuan ini.
AnTuTu Ungkap Peningkatan Kinerja iPhone 12 Pro Max Tak Sesuai Harapan

Untuk satu hal, Apple mungkin memprioritaskan penggunaan baterai daripada kinerja langsung yang membuat A14 menggunakan lebih sedikit daya, sambil mencapai kinerja yang kira-kira sama. Itu kemungkinan besar karena pelopor A14 Bionic - Apple iPad Air generasi ke-4 - memiliki masa pakai baterai yang sama dengan pendahulunya meskipun mengemas sel 8% lebih kecil.

Atau, pindah ke chipset 5nm mungkin tidak menghasilkan keuntungan seperti yang kita semua harapkan. Meskipun proses yang hampir 30% lebih kecil secara teoritis akan memberikan peningkatan efisiensi yang besar, mungkin perlu waktu sampai proses tersebut digunakan sepenuhnya. (Baca juga: Konser Musik saat Kampanye Pilkada Disoal, Ketua KPU: Kami Akan Larang )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Update iOS 26 Bisa Bikin...
Update iOS 26 Bisa Bikin Apple CarPlay di Mobil Error akibat Bug
Apple Gugat Pelaku Pembocor...
Apple Gugat Pelaku Pembocor 3 Informasi Rahasia iOS
Microsoft 365 Windows...
Microsoft 365 Windows 10 Tidak Akan Mendapatkan Fitur Baru setelah Agustus 2026
Google Resmi Gabungkan...
Google Resmi Gabungkan Sistem Android dan Chrome OS
Julo Rilis Aplikasi...
Julo Rilis Aplikasi di iOS, Bidik 20 Juta Pengguna Baru
FDA Tolak Rencana Elon...
FDA Tolak Rencana Elon Musk untuk Tanam Chip di Otak Manusia
Chip Otak Neuralink...
Chip Otak Neuralink Bikin Monyet Bisa Mengetik dengan Pikiran
Rekomendasi
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Pro Kontra Fedi Nuril...
Pro Kontra Fedi Nuril di Medsos soal Capres yang Tak Dipilihnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved