Google dan Samsung Permalukan Apple: Fitur AI Gemini S26 Sukses Bikin Siri Sirik!
Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A

Samat meminta Gemini membaca alur percakapan di grup, menyimpulkan menu apa yang disepakati, lalu melakukan pemesanan melalui aplikasi layanan antar makanan. Dalam video demonstrasi yang diputar—patut dicatat, ini adalah video prarekaman dan bukan demonstrasi siaran langsung (live)—layar menunjukkan Gemini tengah menganalisis pesanan dari grup chat dan merangkumnya di sebuah jendela pop-up.
Melalui perintah suara, Samat kemudian menginstruksikan Gemini untuk menyelesaikan pesanan tersebut di restoran piza spesifik.
AI itu pun terlihat menavigasi aplikasi Grubhub secara otomatis untuk menyiapkan pesanan. Setelah pesanan siap, Gemini mengirimkan notifikasi agar pengguna dapat meninjau ulang dan menekan tombol konfirmasi akhir.
Namun, tahun 2026 jadi kesempatan sekaligus tantangan bagi AI. Sebab, banyak konsumen sejatinya mulai dilanda "kelelahan AI" (AI fatigue).
Situasi memesan piza yang didemonstrasikan Samat sebenarnya tidaklah terlalu rumit jika dilakukan sendiri secara manual melalui aplikasi Grubhub, atau bahkan sekadar menelepon restoran tersebut. Otomatisasi ini terkesan seperti solusi megah yang sedang mati-matian mencari masalah untuk dipecahkan.
Lebih jauh lagi, menyerahkan akses kepada AI untuk memindai obrolan grup keluarga yang bersifat privat, lalu memberikannya lampu hijau untuk berinteraksi dengan aplikasi pembayaran, memunculkan lubang kekhawatiran privasi.
Apalagi, di lanskap teknologi awal 2026 ini, isu keamanan siber sedang berada di titik nadir. Publik baru saja dikejutkan oleh lemahnya sistem keamanan perangkat rumah pintar, seperti kasus peretasan massal jarak jauh pada ribuan robot penyedot debu DJI Romo.
Lihat Juga :