Galaxy Unpacked 2026: Samsung Terdepan Adopsi AI Kamera, Ubah Foto Siang Jadi Malam Hitungan Detik

Jum'at, 20 Februari 2026 - 12:04 WIB
loading...
Galaxy Unpacked 2026:...
Samsung memperkenalkan evolusi kamera Galaxy berbasis AI yang memungkinkan pengambilan dan pengeditan foto dilakukan dalam satu ekosistem terpadu. Foto: SEIN
A A A
JAKARTA - Samsung menempatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai fondasi utama evolusi kamera Galaxy. Pengalaman memotret dan mengedit gambar semakin terintegrasi dan semakin intuitif menjelang Galaxy Unpacked, Kamis, 26 Februari 2026 mendatang.

Mengubah foto siang hari menjadi suasana malam dapat dilakukan dalam hitungan detik.

Mengembalikan bagian objek yang hilang—misalnya kue yang sudah tergigit—atau menggabungkan beberapa gambar menjadi satu komposisi utuh dan selaras jadi lebih smooth dan realistis.

Kemampuan yang dulu membutuhkan perangkat lunak profesional dan waktu berjam-jam kini dapat dilakukan langsung dari ponsel Galaxy hanya dengan perintah berbasis teks.

Samsung menyebutnya sebagai evolusi berikutnya dari kamera Galaxy: pengalaman menyeluruh dari awal hingga akhir, yang dibangun di atas sistem kamera Galaxy paling terang yang pernah ada hingga saat ini.

AI sebagai Mesin Utama Pengambilan Gambar

Kamera ponsel kini bukan lagi sekadar sensor dan lensa. Ia menjadi sistem komputasi berbasis AI.
Samsung melalui Galaxy AI menyatukan kemampuan untuk mengambil, mengedit, dan membagikan konten dalam satu platform terpadu.

Pengguna tidak lagi perlu berpindah aplikasi atau menggunakan perangkat lunak terpisah untuk melakukan koreksi warna, penggabungan foto, atau manipulasi objek.

Dalam video teaser yang dirilis menjelang Galaxy Unpacked, Samsung memperlihatkan kemampuan mengubah foto siang menjadi malam, menggabungkan beberapa foto menjadi satu gambar utuh, serta melakukan penyuntingan generatif secara instan.

Samsung menyatakan bahwa “the latest Galaxy smartphone” akan menghadirkan unified suite of AI-powered editing tools.

Peluncuran tiga model Galaxy S26 pada acara Galaxy Unpacked pekan depan diperkirakan akan menjadikan fitur ini sebagai daya tarik utama.

Ini bukan langkah kecil. Di tengah kompetisi AI generatif pada smartphone, kemampuan kamera berbasis AI menjadi pembeda yang paling terasa bagi konsumen.

Integrasi dengan Google Gemini
Galaxy Unpacked 2026: Samsung Terdepan Adopsi AI Kamera, Ubah Foto Siang Jadi Malam Hitungan Detik

Ponsel Galaxy saat ini memanfaatkan Google Gemini sebagai mesin AI generatif, yang secara luas dianggap sebagai salah satu editor foto berbasis AI terbaik di pasar.

Dengan dukungan Gemini, Galaxy AI mampu memahami perintah bahasa natural dan menerjemahkannya menjadi perubahan visual.

Pengguna cukup mengetik instruksi sederhana. Sistem akan menganalisis konteks gambar, mengisi bagian yang hilang, memperbaiki komposisi, atau bahkan menciptakan suasana baru.

Konsep ini menggeser paradigma pengeditan dari berbasis teknis menjadi berbasis niat pengguna. Kreativitas tidak lagi dibatasi oleh keterampilan teknis.

Evolusi Kamera: Dari Sensor ke Sistem Kreatif
Galaxy Unpacked 2026: Samsung Terdepan Adopsi AI Kamera, Ubah Foto Siang Jadi Malam Hitungan Detik

Samsung menekankan bahwa evolusi kamera Galaxy tidak hanya pada sisi pengeditan, tetapi juga pengambilan gambar. Sistem kamera terbaru disebut sebagai yang paling terang dalam sejarah Galaxy.

Dengan dukungan AI, pengguna dapat:

Menciptakan video sinematik langsung dari ponsel

Melacak pergerakan bintang di langit malam

Menghasilkan foto dengan detail kaya dalam kondisi minim cahaya

Mengedit menggunakan input multimodal berbasis teks

Proses pengambilan hingga pengeditan kini berlangsung dalam satu alur yang mulus. AI bekerja di belakang layar untuk mengoptimalkan eksposur, warna, ketajaman, dan komposisi secara real-time.

Bagi kreator konten, pendekatan ini mempersingkat waktu produksi. Bagi pengguna umum, ini menghilangkan hambatan teknis.

AI sebagai Strategi Diferensiasi

Pasar smartphone premium semakin jenuh. Inovasi hardware seperti peningkatan megapiksel atau refresh rate layar tidak lagi cukup untuk mendorong pembaruan perangkat.

AI menjadi diferensiasi utama.

Samsung termasuk salah satu pemain paling agresif dalam mengintegrasikan AI generatif ke dalam ekosistem perangkatnya. Dengan menyatukan capture dan editing dalam satu aplikasi terpadu, perusahaan berupaya menciptakan pengalaman end-to-end yang tidak terfragmentasi.

Langkah ini juga sejalan dengan tren industri. AI generatif kini menjadi fitur unggulan yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama di segmen flagship.

Dengan memposisikan Galaxy AI sebagai inti pengalaman kamera, Samsung tidak sekadar menjual perangkat keras, tetapi sistem kreatif berbasis komputasi.

Secara praktis, kemampuan mengubah siang menjadi malam atau menggabungkan beberapa foto dalam satu komposisi mempercepat alur kerja kreator media sosial. Konten dapat diproduksi dan dipublikasikan lebih cepat.

Bagi Samsung, fokusnya jelas: memberikan alat yang memperluas kemungkinan kreatif.

Menjelang Galaxy Unpacked 2026

Samsung akan memaparkan lebih detail tentang fitur ini pada Galaxy Unpacked pada 26 Februari 2026. Informasi awal masih terbatas dan bersifat teaser. Pengguna bisa menontong langsung dengan mengetik kata kunci Galaxy Unpacked 2026.

Namun arah strateginya sudah terlihat. Kamera bukan lagi sekadar modul hardware, melainkan pusat integrasi AI.

Jika sebelumnya persaingan smartphone bertumpu pada kualitas lensa dan sensor, kini kompetisi bergeser ke kecerdasan sistem yang memproses gambar tersebut.

Samsung tampaknya menyadari bahwa masa depan fotografi mobile bukan hanya tentang menangkap momen, tetapi tentang memahami dan membentuknya—secara instan, langsung dari genggaman tangan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Samsung Off Side Asal...
Samsung Off Side Asal Comot Gambar Dua Lipa Tanpa Izin
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Samsung Luncurkan Hearapy,...
Samsung Luncurkan Hearapy, Aplikasi untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan
Kacamata AI Karya Mahasiswa...
Kacamata AI Karya Mahasiswa UI Bawa Indonesia ke Global Ambassador Samsung SFT 2026
Rekomendasi
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Berita Terkini
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Infografis
Mirip F-35, Iran akan...
Mirip F-35, Iran akan Ubah Qaher-313 jadi Jet Tempur Tanpa Pilot
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved