TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Kamis, 12 Februari 2026 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Jika pelanggaran tersebut dikonfirmasi dalam keputusan akhir, TikTok menghadapi tindakan termasuk denda hingga 6 persen dari omset global.
Untuk saat ini, perusahaan memiliki waktu untuk meninjau dokumen investigasi dan mengirimkan tanggapan tertulis.
Perkembangan di Brussels ini terjadi ketika beberapa negara memperketat akses bagi kaum muda ke media sosial: Australia telah memperkuat larangan akun bagi pengguna di bawah usia 16 tahun mulai 10 Desember 2025, sementara Prancis telah mengesahkan rancangan undang-undang di Majelis Rendah untuk melarang akses bagi mereka yang berusia di bawah 15 tahun (menunggu persetujuan Senat).
Inggris juga sedang mengevaluasi opsi kebijakan, termasuk kemungkinan larangan bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun.
“Dengan terus-menerus ‘memberi hadiah’ kepada pengguna dengan konten baru, fitur desain tertentu mendorong pengguna untuk terus menggulir, yang menyebabkan perilaku kompulsif dan berkurangnya pengendalian diri,” kata Komisi dalam pernyataan temuan pendahuluan.
Untuk saat ini, perusahaan memiliki waktu untuk meninjau dokumen investigasi dan mengirimkan tanggapan tertulis.
Perkembangan di Brussels ini terjadi ketika beberapa negara memperketat akses bagi kaum muda ke media sosial: Australia telah memperkuat larangan akun bagi pengguna di bawah usia 16 tahun mulai 10 Desember 2025, sementara Prancis telah mengesahkan rancangan undang-undang di Majelis Rendah untuk melarang akses bagi mereka yang berusia di bawah 15 tahun (menunggu persetujuan Senat).
Inggris juga sedang mengevaluasi opsi kebijakan, termasuk kemungkinan larangan bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun.
“Dengan terus-menerus ‘memberi hadiah’ kepada pengguna dengan konten baru, fitur desain tertentu mendorong pengguna untuk terus menggulir, yang menyebabkan perilaku kompulsif dan berkurangnya pengendalian diri,” kata Komisi dalam pernyataan temuan pendahuluan.
(wbs)
Lihat Juga :