Aturan Blokir Mulai Berlaku, Cek Dulu IMEI Saat Beli Ponsel

Kamis, 17 September 2020 - 11:59 WIB
loading...
Aturan Blokir Mulai Berlaku, Cek Dulu IMEI Saat Beli Ponsel
ponsel yang basis data IMEI nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan seluler. FOTO. DOK SINDOnews
JAKARTA - Sejak mundur dari jadwal pada April lalu, Selasa malam (15/9) pemerintah Indonesia melalui empat kementerian dan satu lembaga telekomunikasi mulai memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI.

Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, dan ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia) menyatakan sistem CEIR (Central Equipment Identity Register) sebagai pusat pengolahan data IMEI sudah terintegrasi ke alat pengecekan IMEI dari operator seluler. (Baca: Ketika Tukang Gade Cari Utangan Buat Tambahan Modal)

Jadi, ponsel yang basis data IMEI nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan seluler.

Untuk itu pemerintah mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu mengecek nomor IMEI pada ponsel yang akan dibeli.. (Baca juga: Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)



Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membeli ponsel untuk memastikan IMEI ponsel telah terdaftar.

1. Sebelum membeli pastikan dulu untuk mengecek IMEI di label yang ada di bagian belakang kardus ponsel. Di situ akan tersedia nomor IMEI perangkat.

2. Setelahnya cek apakah IMEI yang tertera di kardus ponsel terdaftar di situr Kemenperin. Anda bisa mengeceknya di https://imei.kemenperin.go.id/

3. Kemudian Anda bisa menguji coba perangkat yang akan dibeli dengan memasukkan SIM Card. Saat ini pastikan perangkat mendapat sinyal dari operator seluler di Indonesia.

Jika tidak mendapat sinyal, patut diwaspadai bahwa perangkat tersebut tidak terdaftar.
halaman ke-1
Komentar Anda