Siap-siap Kecewa, iPhone 18 Tak Muncul di 2026! Apple Siapkan Ponsel Lipat Sebagai Gantinya
Senin, 05 Januari 2026 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Langkah ini menempatkan iPhone 17—yang dirilis tahun 2025—dalam posisi unik. Ia akan menjadi "tulang punggung" penjualan Apple untuk segmen standar selama kurang lebih 18 bulan, durasi terlama sebuah model bertahan sebagai produk utama sejak era iPhone 4 dan 4s yang terpaut jarak rilis 15 bulan.
Analis industri menilai strategi "pecah ombak" ini disengaja untuk mengarahkan fokus pasar sepenuhnya pada lini Pro yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.
Dengan menahan varian standar, Apple memaksa konsumen yang menginginkan teknologi terbaru di akhir 2026 untuk merogoh kocek lebih dalam membeli seri Pro atau Pro Max.
Dengan menunda peluncuran model standar ke tahun 2027, Apple memiliki waktu tambahan untuk membiarkan biaya produksi chip 2nm menurun dan menjadi lebih ekonomis.
Jika dipaksakan rilis serentak di 2026, margin keuntungan Apple pada model standar bisa tergerus habis, atau harga jual ke konsumen harus dinaikkan secara tidak wajar.
Analis industri menilai strategi "pecah ombak" ini disengaja untuk mengarahkan fokus pasar sepenuhnya pada lini Pro yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.
Dengan menahan varian standar, Apple memaksa konsumen yang menginginkan teknologi terbaru di akhir 2026 untuk merogoh kocek lebih dalam membeli seri Pro atau Pro Max.
Biang Kerok: Mahal dan Rumitnya Chip 2-Nanometer
Di balik keputusan bisnis tersebut, ada alasan teknis ini: biaya produksi. Laporan menyebutkan bahwa Apple tengah berjuang mengadopsi teknologi prosesor 2-nanometer (2nm) yang revolusioner. Transisi ke fabrikasi 2nm menjanjikan lonjakan performa dan efisiensi daya yang masif, namun datang dengan harga produksi selangit.Dengan menunda peluncuran model standar ke tahun 2027, Apple memiliki waktu tambahan untuk membiarkan biaya produksi chip 2nm menurun dan menjadi lebih ekonomis.
Jika dipaksakan rilis serentak di 2026, margin keuntungan Apple pada model standar bisa tergerus habis, atau harga jual ke konsumen harus dinaikkan secara tidak wajar.
Lihat Juga :