Tren Baru 2026: Pasar HP Lipat Diprediksi Meroket 30 Persen, Apple dan Samsung Berebut Kue Mahal
Senin, 22 Desember 2025 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun pertamanya saja, Apple diproyeksikan langsung mencaplok lebih dari 22 persen pangsa pasar. Lebih gila lagi, dari sisi nilai uang yang berputar, Apple diprediksi menguasai 34 persen total nilai pasar ponsel lipat.
Kuncinya ada pada strategi harga premium yang tak tanggung-tanggung. IDC memperkirakan harga rata-rata (average price point) untuk iPhone lipat ini akan berada di angka USD2.400 (Rp38,4 juta dengan kurs estimasi). Harga yang fantastis ini menegaskan posisi Apple yang bukan mengejar volume massal, melainkan profitabilitas ekstrem.
"Peluncuran iPhone lipat pertama Apple akan menandai titik balik bagi segmen ini," ujar Francisco Jeronimo, Wakil Presiden Perangkat Klien di IDC. "Langkah ini kemungkinan besar akan meningkatkan kesadaran kategori dan memicu minat konsumen. Apple cenderung menjadi katalisator bagi adopsi arus utama kategori baru."
Menurut Popal, Samsung akan memulai tahun 2026 dengan meluncurkan Galaxy Z Trifold, sebuah perangkat inovatif dengan mekanisme tiga lipatan yang diperkirakan rilis pada Kuartal I (Q1) 2026.
Peluncuran ini bertujuan memperkenalkan inovasi tri-fold kepada konsumen global arus utama, membangun momentum dari kesuksesan Galaxy Z Fold7 yang dirilis tahun 2025.
Di sisi lain, ancaman dari China juga tak bisa dipandang sebelah mata. Huawei, yang kini beroperasi dengan ekosistem mandiri HarmonyOS Next, diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat dengan volume pengiriman yang diperkirakan hampir dua kali lipat pada tahun 2026.
Kuncinya ada pada strategi harga premium yang tak tanggung-tanggung. IDC memperkirakan harga rata-rata (average price point) untuk iPhone lipat ini akan berada di angka USD2.400 (Rp38,4 juta dengan kurs estimasi). Harga yang fantastis ini menegaskan posisi Apple yang bukan mengejar volume massal, melainkan profitabilitas ekstrem.
"Peluncuran iPhone lipat pertama Apple akan menandai titik balik bagi segmen ini," ujar Francisco Jeronimo, Wakil Presiden Perangkat Klien di IDC. "Langkah ini kemungkinan besar akan meningkatkan kesadaran kategori dan memicu minat konsumen. Apple cenderung menjadi katalisator bagi adopsi arus utama kategori baru."
Samsung dan Huawei: Inovasi Tiga Lipatan dan Kebangkitan HarmonyOS
Samsung, yang selama ini duduk nyaman di takhta ponsel lipat, tidak tinggal diam menunggu serbuan Apple. Raksasa Korea Selatan ini menyiapkan serangan pendahuluan (pre-emptive strike) di awal tahun.Menurut Popal, Samsung akan memulai tahun 2026 dengan meluncurkan Galaxy Z Trifold, sebuah perangkat inovatif dengan mekanisme tiga lipatan yang diperkirakan rilis pada Kuartal I (Q1) 2026.
Peluncuran ini bertujuan memperkenalkan inovasi tri-fold kepada konsumen global arus utama, membangun momentum dari kesuksesan Galaxy Z Fold7 yang dirilis tahun 2025.
Di sisi lain, ancaman dari China juga tak bisa dipandang sebelah mata. Huawei, yang kini beroperasi dengan ekosistem mandiri HarmonyOS Next, diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat dengan volume pengiriman yang diperkirakan hampir dua kali lipat pada tahun 2026.
Lihat Juga :