Aliran Uang Haram dari China Dituduh Mengalir ke Meta?
Kamis, 18 Desember 2025 - 11:44 WIB
loading...
Meta. FOTO/ The Verge
A
A
A
BEIJING - Iklan palsu, perjudian, dan konten terlarang bukanlah hal baru bagi pengguna media sosial.
Meta diperkirakan akan menghasilkan USD18 miliar pada tahun 2024 di Tiongkok dari iklan, dengan USD3 miliar di antaranya berasal dari iklan palsu, perjudian ilegal, dan konten terlarang lainnya.
Sekitar 25% iklan palsu berasal dari China, tetapi tim penegakan iklan Meta di Tiongkok telah dibubarkan.
Meta membantah bahwa Mark Zuckerberg terlibat dalam pembubaran tim tersebut dan mengatakan upaya anti-penipuan mereka ditingkatkan secara global, bukan hanya di Tiongkok.
Meskipun perusahaan teknologi sering mengklaim mereka menggandakan upaya mereka untuk memberantasnya, sebuah laporan Reuters mengungkapkan bahwa Meta menyadari pendapatan tinggi dari iklan palsu tetapi tidak serius untuk mengatasinya.
Dokumen yang dilihat oleh Reuters menunjukkan bahwa Meta menghasilkan USD18 miliar pada tahun 2024 di Tiongkok dari iklan di Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Dari jumlah tersebut, sekitar $3 miliar diperkirakan berasal dari iklan palsu, perjudian ilegal, pornografi, dan konten terlarang lainnya.
Dalam investigasi internal Meta, sekitar 25% iklan dengan unsur penipuan dan produk terlarang berasal dari China.
Meta awalnya membentuk tim khusus untuk mengurangi dampak iklan-iklan ini, tetapi tim penegakan iklan Tiongkok dilaporkan "diminta untuk menangguhkan sementara" pekerjaannya sebelum akhirnya dibubarkan.
Meta juga mencabut pembekuan terhadap agensi iklan baru dari Tiongkok dan menangguhkan implementasi langkah-langkah anti-penipuan yang telah terbukti efektif dalam uji internal.
Dalam pernyataan kepada Reuters, Meta membantah klaim bahwa Mark Zuckerberg memerintahkan pembubaran tim tersebut, dan malah mengatakan bahwa upaya untuk memerangi penipuan sedang digandakan secara global dan bukan hanya di China.
Masalah iklan palsu yang menggunakan wajah selebriti lokal seperti Khairul Aming dan MrBeast telah dilaporkan sebelumnya.
Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) bulan lalu mengumumkan bahwa mereka akan memanggil perwakilan Meta untuk klarifikasi mengenai laporan bahwa 10% pendapatan iklan Meta berasal dari penipuan
Meta diperkirakan akan menghasilkan USD18 miliar pada tahun 2024 di Tiongkok dari iklan, dengan USD3 miliar di antaranya berasal dari iklan palsu, perjudian ilegal, dan konten terlarang lainnya.
Sekitar 25% iklan palsu berasal dari China, tetapi tim penegakan iklan Meta di Tiongkok telah dibubarkan.
Meta membantah bahwa Mark Zuckerberg terlibat dalam pembubaran tim tersebut dan mengatakan upaya anti-penipuan mereka ditingkatkan secara global, bukan hanya di Tiongkok.
Meskipun perusahaan teknologi sering mengklaim mereka menggandakan upaya mereka untuk memberantasnya, sebuah laporan Reuters mengungkapkan bahwa Meta menyadari pendapatan tinggi dari iklan palsu tetapi tidak serius untuk mengatasinya.
Dokumen yang dilihat oleh Reuters menunjukkan bahwa Meta menghasilkan USD18 miliar pada tahun 2024 di Tiongkok dari iklan di Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Dari jumlah tersebut, sekitar $3 miliar diperkirakan berasal dari iklan palsu, perjudian ilegal, pornografi, dan konten terlarang lainnya.
Dalam investigasi internal Meta, sekitar 25% iklan dengan unsur penipuan dan produk terlarang berasal dari China.
Meta awalnya membentuk tim khusus untuk mengurangi dampak iklan-iklan ini, tetapi tim penegakan iklan Tiongkok dilaporkan "diminta untuk menangguhkan sementara" pekerjaannya sebelum akhirnya dibubarkan.
Meta juga mencabut pembekuan terhadap agensi iklan baru dari Tiongkok dan menangguhkan implementasi langkah-langkah anti-penipuan yang telah terbukti efektif dalam uji internal.
Dalam pernyataan kepada Reuters, Meta membantah klaim bahwa Mark Zuckerberg memerintahkan pembubaran tim tersebut, dan malah mengatakan bahwa upaya untuk memerangi penipuan sedang digandakan secara global dan bukan hanya di China.
Masalah iklan palsu yang menggunakan wajah selebriti lokal seperti Khairul Aming dan MrBeast telah dilaporkan sebelumnya.
Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) bulan lalu mengumumkan bahwa mereka akan memanggil perwakilan Meta untuk klarifikasi mengenai laporan bahwa 10% pendapatan iklan Meta berasal dari penipuan
(wbs)
Lihat Juga :