iRobot Ajukan Perlindungan Kebangkrutan, Picea Robotics Siap Ambil Alih
Senin, 15 Desember 2025 - 15:14 WIB
loading...
iRobot terancam bangkrut. FOTO/ Daily
A
A
A
PARIS - iRobot mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 di pengadilan Delaware pada 14 Desember setelah menandatangani Perjanjian Dukungan Restrukturisasi (RSA) dengan Picea Robotics Co dan Santrum Hong Kong Co.
Berdasarkan ketentuan RSA, Picea akan mengakuisisi 100 persen saham iRobot untuk merestrukturisasi neraca perusahaan dan memastikan kelancaran operasional.
Amazon sebelumnya bermaksud mengakuisisi iRobot pada Agustus 2022, tetapi rencana itu dibatalkan setelah Uni Eropa menolak untuk menyetujui akuisisi tersebut.
Klik di sini untuk FAQ terkait artikel ini
Langkah ini dilakukan setelah iRobot menandatangani Perjanjian Dukungan Restrukturisasi (RSA) dengan Shenzhen PICEA Robotics Co dan Santrum Hong Kong Co, yang merupakan pemasok dan kreditor utama perusahaan.
Berdasarkan ketentuan RSA, Picea akan mengakuisisi 100 persen saham iRobot, sehingga memungkinkan restrukturisasi neraca perusahaan dan kelanjutan operasional seperti biasa, termasuk rencana pengembangan produk dan mempertahankan jejak global.
Transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keuangan, mengurangi utang, dan mendukung inovasi berkelanjutan di seluruh portofolio robotika dan perangkat rumah pintar iRobot.
Pada Agustus 2022, Amazon telah menyatakan niatnya untuk mengakuisisi iRobot guna melengkapi keahliannya dalam produk robotika pembersih rumah.
Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah Uni Eropa dianggap tidak menyetujui akuisisi tersebut.
Akibat kendala keuangan, iRobot sebelumnya telah memberhentikan sekitar 350 karyawan termasuk CEO perusahaan.
Berdasarkan ketentuan RSA, Picea akan mengakuisisi 100 persen saham iRobot untuk merestrukturisasi neraca perusahaan dan memastikan kelancaran operasional.
Amazon sebelumnya bermaksud mengakuisisi iRobot pada Agustus 2022, tetapi rencana itu dibatalkan setelah Uni Eropa menolak untuk menyetujui akuisisi tersebut.
Klik di sini untuk FAQ terkait artikel ini
Langkah ini dilakukan setelah iRobot menandatangani Perjanjian Dukungan Restrukturisasi (RSA) dengan Shenzhen PICEA Robotics Co dan Santrum Hong Kong Co, yang merupakan pemasok dan kreditor utama perusahaan.
Berdasarkan ketentuan RSA, Picea akan mengakuisisi 100 persen saham iRobot, sehingga memungkinkan restrukturisasi neraca perusahaan dan kelanjutan operasional seperti biasa, termasuk rencana pengembangan produk dan mempertahankan jejak global.
Transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keuangan, mengurangi utang, dan mendukung inovasi berkelanjutan di seluruh portofolio robotika dan perangkat rumah pintar iRobot.
Pada Agustus 2022, Amazon telah menyatakan niatnya untuk mengakuisisi iRobot guna melengkapi keahliannya dalam produk robotika pembersih rumah.
Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah Uni Eropa dianggap tidak menyetujui akuisisi tersebut.
Akibat kendala keuangan, iRobot sebelumnya telah memberhentikan sekitar 350 karyawan termasuk CEO perusahaan.
(wbs)
Lihat Juga :