Dompet Aman, Hati Tenang: Asisten Digital Ini Siap Atur Perjalanan Anda dari A sampai Z
Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:05 WIB
loading...
Samsung Galaxy S25 Ultra hadir sebagai asisten perjalanan cerdas berbasis AI yang memadukan kecanggihan kamera 200MP dan Google Gemini untuk pengalaman liburan yang lebih personal. Foto: SEIN
A
A
A
JEPANG - Bayangkan berdiri di tengah hiruk-pikuk persimpangan Shibuya atau keheningan magis kuil-kuil tua di Kyoto tanpa sedikit pun rasa cemas akan tersesat atau terhalang kendala bahasa.
Imajinasi tentang liburan yang sempurna ini sering kali buyar oleh rumitnya perencanaan perjalanan. Tapi, Samsung menawarkan "pintu ajaib" digital melalui kolaborasi mutakhirnya bersama Google Gemini dalam perangkat Galaxy S25 Ultra.
Jepang, Negeri Sakura yang memikat dengan paduan budaya pop dan tradisi, kian mengukuhkan diri sebagai magnet utama bagi pelancong tanah air.
Data terbaru dari Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat sebuah fenomena menarik: kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang melonjak signifikan hingga 18,4 persen pada tahun 2025.
Angka ini menjadi cerminan dari tingginya antusiasme pasar terhadap wisata kuliner dan festival musiman di sana.
Samsung Galaxy S25 Ultra tidak lagi memosisikan diri sekadar sebagai alat komunikasi, melainkan mitra perjalanan (travel buddy) yang proaktif.
MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyebut bahwa integrasi AI dalam perangkat ini dirancang untuk menciptakan alur kerja yang efisien bagi pelancong.
"Gemini Live with Camera memberi traveler cara baru untuk menjelajahi destinasi melalui panduan real-time berbasis percakapan, yang kemudian dapat langsung dirapikan di Gemini Canvas menjadi itinerary visual siap pakai," ujar Ilham.
Ia menegaskan bahwa inovasi ini adalah wujud komitmen Samsung menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang personal dan relevan.
Merencanakan Petualangan Lewat Percakapan
Salah satu fitur unggulan yang mengubah lanskap perencanaan liburan adalah Gemini Live. Bak asisten pribadi yang peka, fitur ini mampu memahami konteks minat, durasi, hingga gaya liburan pengguna melalui percakapan interaktif, lalu menyaring ratusan opsi menjadi rekomendasi yang terkurasi.
Tak berhenti pada teks, fitur Gemini Canvas menerjemahkan rencana tersebut menjadi visual yang memanjakan mata. Pengguna cukup memberikan perintah sederhana, seperti meminta itinerary 8 hari di Jepang lengkap dengan peta rute, jadwal kuil di Kyoto, hingga rekomendasi street food di Tokyo. Hasilnya adalah jadwal perjalanan yang tersusun otomatis, lengkap dengan peta dan ringkasan destinasi yang dapat diperbarui secara instan jika pelancong ingin mengubah rencana di tengah jalan.
Di lapangan, fitur Gemini Live with Camera berfungsi layaknya pemandu wisata digital. Hanya dengan mengarahkan kamera ke objek—seperti menu ramen berbahasa Jepang atau arsitektur kuil kuno—AI akan langsung mengenali objek tersebut dan menyajikan informasi sejarah atau detail menu secara real-time.
Bagi para kreator konten, fitur videografinya pun tak kalah mentereng. Ponsel ini sanggup merekam video sinematik 8K pada 30fps atau gerak lambat (slow-motion) 4K pada 120fps.
Fitur pendukung seperti Samsung Log untuk kontrol warna dasar, Zoom Slider untuk transisi halus, serta AI Audio Eraser yang mampu membersihkan kebisingan latar belakang, memastikan hasil rekaman setara kualitas profesional.
Bahkan, fitur Nightography menjamin foto tetap terang dan jernih meski diambil di tengah gemerlap lampu neon malam hari di Shinjuku atau Festival Lampion Asakusa.
Samsung menawarkan Galaxy S25 Ultra dalam tiga varian memori. Varian 12GB/256GB dibanderol Rp20.999.000, varian 12GB/512GB seharga Rp22.999.000, dan varian tertinggi 12GB/1TB di Rp26.999.000.
Untuk periode pembelian mulai 11 Desember 2025 hingga 14 Januari 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan total cashback hingga Rp 2,2 juta.
Imajinasi tentang liburan yang sempurna ini sering kali buyar oleh rumitnya perencanaan perjalanan. Tapi, Samsung menawarkan "pintu ajaib" digital melalui kolaborasi mutakhirnya bersama Google Gemini dalam perangkat Galaxy S25 Ultra.
Jepang, Negeri Sakura yang memikat dengan paduan budaya pop dan tradisi, kian mengukuhkan diri sebagai magnet utama bagi pelancong tanah air.
Data terbaru dari Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat sebuah fenomena menarik: kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang melonjak signifikan hingga 18,4 persen pada tahun 2025.
Angka ini menjadi cerminan dari tingginya antusiasme pasar terhadap wisata kuliner dan festival musiman di sana.
Samsung Galaxy S25 Ultra tidak lagi memosisikan diri sekadar sebagai alat komunikasi, melainkan mitra perjalanan (travel buddy) yang proaktif.
MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyebut bahwa integrasi AI dalam perangkat ini dirancang untuk menciptakan alur kerja yang efisien bagi pelancong.
"Gemini Live with Camera memberi traveler cara baru untuk menjelajahi destinasi melalui panduan real-time berbasis percakapan, yang kemudian dapat langsung dirapikan di Gemini Canvas menjadi itinerary visual siap pakai," ujar Ilham.
Ia menegaskan bahwa inovasi ini adalah wujud komitmen Samsung menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang personal dan relevan.
Merencanakan Petualangan Lewat Percakapan
![Dompet Aman, Hati Tenang: Asisten Digital Ini Siap Atur Perjalanan Anda dari A sampai Z]()
Salah satu fitur unggulan yang mengubah lanskap perencanaan liburan adalah Gemini Live. Bak asisten pribadi yang peka, fitur ini mampu memahami konteks minat, durasi, hingga gaya liburan pengguna melalui percakapan interaktif, lalu menyaring ratusan opsi menjadi rekomendasi yang terkurasi.
Tak berhenti pada teks, fitur Gemini Canvas menerjemahkan rencana tersebut menjadi visual yang memanjakan mata. Pengguna cukup memberikan perintah sederhana, seperti meminta itinerary 8 hari di Jepang lengkap dengan peta rute, jadwal kuil di Kyoto, hingga rekomendasi street food di Tokyo. Hasilnya adalah jadwal perjalanan yang tersusun otomatis, lengkap dengan peta dan ringkasan destinasi yang dapat diperbarui secara instan jika pelancong ingin mengubah rencana di tengah jalan.
Di lapangan, fitur Gemini Live with Camera berfungsi layaknya pemandu wisata digital. Hanya dengan mengarahkan kamera ke objek—seperti menu ramen berbahasa Jepang atau arsitektur kuil kuno—AI akan langsung mengenali objek tersebut dan menyajikan informasi sejarah atau detail menu secara real-time.
Mata Lensa Profesional dalam Genggaman
Keindahan Jepang tentu sayang jika tidak diabadikan dengan sempurna. Galaxy S25 Ultra dipersenjatai dengan spesifikasi fotografi kelas berat: kamera utama beresolusi raksasa 200MP untuk detail yang tajam, lensa ultrawide 50MP untuk menangkap lanskap luas, serta dua lensa telefoto dengan 3x dan 5x optical zoom untuk membidik objek jauh tanpa pecah.Bagi para kreator konten, fitur videografinya pun tak kalah mentereng. Ponsel ini sanggup merekam video sinematik 8K pada 30fps atau gerak lambat (slow-motion) 4K pada 120fps.
Fitur pendukung seperti Samsung Log untuk kontrol warna dasar, Zoom Slider untuk transisi halus, serta AI Audio Eraser yang mampu membersihkan kebisingan latar belakang, memastikan hasil rekaman setara kualitas profesional.
Bahkan, fitur Nightography menjamin foto tetap terang dan jernih meski diambil di tengah gemerlap lampu neon malam hari di Shinjuku atau Festival Lampion Asakusa.
Samsung menawarkan Galaxy S25 Ultra dalam tiga varian memori. Varian 12GB/256GB dibanderol Rp20.999.000, varian 12GB/512GB seharga Rp22.999.000, dan varian tertinggi 12GB/1TB di Rp26.999.000.
Untuk periode pembelian mulai 11 Desember 2025 hingga 14 Januari 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan total cashback hingga Rp 2,2 juta.
(dan)
Lihat Juga :