Komdigi Pertaruhkan Janji Koneksi di 2.500 Desa, Realita atau Utopia 2026?

Jum'at, 12 Desember 2025 - 11:50 WIB
loading...
Komdigi Pertaruhkan...
Komdigi memberikan target besar untuk menghubungkan 2.500 desa. Foto: Sindonews/Gemini
A A A
JAKARTA - Di tengah hingar-bingar kota metropolitan yang tak pernah tidur oleh notifikasi gawai dan laju data berkecepatan tinggi, ribuan desa di pelosok Nusantara masih terlelap dalam "kesunyian digital". Desa-desai itu seolah terasing dari denyut nadi informasi global.

Ironi inilah yang kini diletakkan di atas meja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai sebuah pertaruhan besar: meruntuhkan tembok blankspot yang selama ini memisahkan nasib warga kota dengan saudara mereka di tepian negeri.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di bawah komando Menteri Meutya Hafid, kini memasang target ambisius untuk menyalakan sinyal di 2.500 desa yang masih gelap internet pada 2026.

Angka 2.500 bukanlah sekadar statistik administratif. Ia merepresentasikan ribuan komunitas yang selama ini tertinggal dalam akses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi.

Target ini dicanangkan sebagai bagian vital dari percepatan pembangunan Indonesia Digital, visi yang kerap terdengar megah di podium pidato namun sering kali tersandung kerikil tajam di lapangan.

Infrastruktur: Antara Beton dan Sinyal

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemerataan konektivitas adalah harga mati yang harus dibayar pemerintah. Menurutnya, ketimpangan akses bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan masalah keadilan sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Awas Balik ke Zaman...
Awas Balik ke Zaman Pembajakan! Aturan Blokir Game Steam lewat Sistem IGRS Bikin Netizen Ngamuk
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Komdigi Wajibkan Registrasi...
Komdigi Wajibkan Registrasi SIM Card Wajib Gunakan Biometrik untuk Pengguna Baru Mulai Awal Juli
Rekomendasi
Gestur Mesra Sarwendah...
Gestur Mesra Sarwendah dan Gio saat Live Tuai Kritikan, Disebut Tak Sopan
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved