LG Andalkan Duo Mesin Cuci Pintar Kapasitas Besar untuk Jaga Kesehatan Anda
Selasa, 15 September 2020 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Hasil pengujian Intertek sebagai lembaga uji dan sertifikasi global untuk produk pun mendukung pilihan LG tersebut. Sertifikat hasil uji Intertek menunjukkan terapan stainless steel pada seluruh bagian tabung kedua mesin cuci pintar LG ini mencegah pertumbuhan bakteri 99% lebih tinggi dibanding keadaan awal bakteri.
Di sisi lain, mendukung pemanfaatan kapasitas tabung yang besar untuk meminimalkan kebutuhan waktu dalam pencucian, LG juga menyematkan fitur TurboWash™. Sesuai nuansa pada namanya, pemanfaatan fitur ini dapat memangkas waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus pencucian, tanpa mengurangi performa hasilnya.
Hal ini berkat rangkaian proses pencucian yang dikembangkan LG. Saat pencucian mulai dilakukan, gerak unik tabung pada kedua mesin cuci ini membuat tabung dan pulsa-tor bergerak pada arah putar yang berbeda. Selain menciptakan gelombang air yang membuat deterjen dapat lebih membaur baik, gerak unik ini menimbulkan efek memeras untuk pembersihan.
Rumbi mengutarakan, keberadaan TurboWash™ membuat kedua mesin cuci ini hanya membutuhkan waktu 59 menit untuk menyelesaikan satu siklus pencucian. “Dengan kapasitas besar dan TurboWash™ yang memangkas waktu pencucian, memberikan lebih banyak waktu berkualitas bagi keluarga,” sebutnya.
Kata pintar yang disematkan pada keduanya sendiri, merujuk pada sensor canggih AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive). Melengkapi sensor pada mesin cuci konvensional yang hanya mendeteksi berat total cucian, dukungan kecerdasan buatan membuat sensor ini mampu membedakan pencucian berdasarkan karakteristik bahan pakaian.
Kejelian sensor ini dalam mengenali karakteristik bahan pakaian tak luput dari dukungan 20.000 basis data karakteristik bahan pakaian saat pencucian. Saat cucian dimasukkan, mengaktifkan sensornya cukup dengan menekan sebuah tombol, membuat tabung cuci berputar perlahan memberikan waktu bagi sensor mengenali karakteristik pakaian melalui gelombang mikro yang dihasilkan.
Pengembangan sensor berbasis AI ini merupakan hasil dari pengamatan LG pada ketidakpuasan yang kerap timbul dari mesin cuci konvensional. Hanya mendasarkan pada berat cucian tanpa deteksi karakteristik bahan, mesin cuci konvensional tak mampu mengenali kebutuhan pencucian berbeda antara dua jenis pakaian dengan bahan dasar sama.
Di sisi lain, mendukung pemanfaatan kapasitas tabung yang besar untuk meminimalkan kebutuhan waktu dalam pencucian, LG juga menyematkan fitur TurboWash™. Sesuai nuansa pada namanya, pemanfaatan fitur ini dapat memangkas waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus pencucian, tanpa mengurangi performa hasilnya.
Hal ini berkat rangkaian proses pencucian yang dikembangkan LG. Saat pencucian mulai dilakukan, gerak unik tabung pada kedua mesin cuci ini membuat tabung dan pulsa-tor bergerak pada arah putar yang berbeda. Selain menciptakan gelombang air yang membuat deterjen dapat lebih membaur baik, gerak unik ini menimbulkan efek memeras untuk pembersihan.
Rumbi mengutarakan, keberadaan TurboWash™ membuat kedua mesin cuci ini hanya membutuhkan waktu 59 menit untuk menyelesaikan satu siklus pencucian. “Dengan kapasitas besar dan TurboWash™ yang memangkas waktu pencucian, memberikan lebih banyak waktu berkualitas bagi keluarga,” sebutnya.
Kata pintar yang disematkan pada keduanya sendiri, merujuk pada sensor canggih AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive). Melengkapi sensor pada mesin cuci konvensional yang hanya mendeteksi berat total cucian, dukungan kecerdasan buatan membuat sensor ini mampu membedakan pencucian berdasarkan karakteristik bahan pakaian.
Kejelian sensor ini dalam mengenali karakteristik bahan pakaian tak luput dari dukungan 20.000 basis data karakteristik bahan pakaian saat pencucian. Saat cucian dimasukkan, mengaktifkan sensornya cukup dengan menekan sebuah tombol, membuat tabung cuci berputar perlahan memberikan waktu bagi sensor mengenali karakteristik pakaian melalui gelombang mikro yang dihasilkan.
Pengembangan sensor berbasis AI ini merupakan hasil dari pengamatan LG pada ketidakpuasan yang kerap timbul dari mesin cuci konvensional. Hanya mendasarkan pada berat cucian tanpa deteksi karakteristik bahan, mesin cuci konvensional tak mampu mengenali kebutuhan pencucian berbeda antara dua jenis pakaian dengan bahan dasar sama.
Lihat Juga :