Bukan Online, Ternyata 80% Orang RI Masih Beli HP di Toko: Honor Langsung Gaspol Buka Gerai!
Selasa, 09 Desember 2025 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Angka ini adalah bukti tak terbantahkan bahwa konsumen Indonesia masih memegang teguh prinsip "ada rupa, ada harga". Mereka butuh memegang, mencoba, dan meyakinkan diri sebelum merogoh kocek.
"Kehadiran toko di lokasi strategis membuat masyarakat semakin yakin bahwa Honor berkomitmen penuh pada pasar Indonesia. Banyak pengunjung mengapresiasi kesempatan untuk melihat dan mencoba langsung perangkat kami, karena ini membangun kepercayaan terhadap kualitas ekosistem AI kami," ujar Justin.
Satu Atap, Seribu Solusi
Konsep yang diusung pun tak sekadar etalase jualan. Honor Experience Store dirancang sebagai one-stop solution. Di Gandaria City, misalnya, konsumen tidak hanya disuguhi deretan gawai terbaru, tetapi juga pusat layanan resmi dalam satu area yang sama.
Pendekatan ini memangkas birokrasi dan kerumitan. Konsumen bisa mengeksplorasi, membeli, hingga mendapatkan dukungan purnajual tanpa harus berpindah tempat. Sebuah strategi human centric yang cerdik untuk menciptakan rasa aman—komoditas paling mahal dalam bisnis elektronik.
"Pendekatan ini memudahkan konsumen. Hal ini berkontribusi pada tingkat konversi yang lebih tinggi dan mempercepat adopsi perangkat Honor di Indonesia," tambah Justin.
"Kehadiran toko di lokasi strategis membuat masyarakat semakin yakin bahwa Honor berkomitmen penuh pada pasar Indonesia. Banyak pengunjung mengapresiasi kesempatan untuk melihat dan mencoba langsung perangkat kami, karena ini membangun kepercayaan terhadap kualitas ekosistem AI kami," ujar Justin.
Satu Atap, Seribu Solusi
![Bukan Online, Ternyata 80% Orang RI Masih Beli HP di Toko: Honor Langsung Gaspol Buka Gerai!]()
Konsep yang diusung pun tak sekadar etalase jualan. Honor Experience Store dirancang sebagai one-stop solution. Di Gandaria City, misalnya, konsumen tidak hanya disuguhi deretan gawai terbaru, tetapi juga pusat layanan resmi dalam satu area yang sama.
Pendekatan ini memangkas birokrasi dan kerumitan. Konsumen bisa mengeksplorasi, membeli, hingga mendapatkan dukungan purnajual tanpa harus berpindah tempat. Sebuah strategi human centric yang cerdik untuk menciptakan rasa aman—komoditas paling mahal dalam bisnis elektronik.
"Pendekatan ini memudahkan konsumen. Hal ini berkontribusi pada tingkat konversi yang lebih tinggi dan mempercepat adopsi perangkat Honor di Indonesia," tambah Justin.
Lihat Juga :