Teleskop Pemburu Alien Alami Musibah Misterius, Diserang UFO?
Selasa, 15 September 2020 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi jatuhnya kabel bulan lalu meninggalkan lubang sepanjang 100 kaki (30 m) di piringan radar. Dampaknya teleskop ditangguhkan operasionalnya, menurut UCF. Kabel juga menabrak beberapa kabel dan platform lain yang menopang piringan, menghujani puing-puing ke tanah dan membuat akses ke situs menjadi lebih berbahaya.
Sejak itu, UCF dan mitranya, termasuk NASA dan National Science Foundation, mulai menilai kerusakan dengan membangun model komputer teleskop yang terperinci.
Insinyur kemudian akan mempelajari model dengan hati-hati sebelum mengirim manusia ke situs yang sama. Tes awal penerima teleskop tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan elektronik yang mendasarinya. Namun tim tersebut belum menguji radar S-band kritis teleskop, yang mendeteksi sinyal gelombang mikro dari bintang, galaksi dan nebula yang jauh, pernyataan UCF menambahkan.
Ketika keamanan situs terjamin, tim perbaikan akan mengekstrak kabel yang rusak dan soketnya untuk memulai penyelidikan forensik mereka. Sementara itu, dua proyek yang tidak terhubung ke antena utama - program Deteksi dan Pengamatan Cahaya (LIDAR) Arecibo dan Fasilitas Optik Jarak Jauh (ROF) - terus beroperasi, kata UCF. Baca juga: Pesawat NirAwak Karya Anak Bangsa Ini Sudah Jalani Misi Militer dan Sipil )
Sejak itu, UCF dan mitranya, termasuk NASA dan National Science Foundation, mulai menilai kerusakan dengan membangun model komputer teleskop yang terperinci.
Insinyur kemudian akan mempelajari model dengan hati-hati sebelum mengirim manusia ke situs yang sama. Tes awal penerima teleskop tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan elektronik yang mendasarinya. Namun tim tersebut belum menguji radar S-band kritis teleskop, yang mendeteksi sinyal gelombang mikro dari bintang, galaksi dan nebula yang jauh, pernyataan UCF menambahkan.
Ketika keamanan situs terjamin, tim perbaikan akan mengekstrak kabel yang rusak dan soketnya untuk memulai penyelidikan forensik mereka. Sementara itu, dua proyek yang tidak terhubung ke antena utama - program Deteksi dan Pengamatan Cahaya (LIDAR) Arecibo dan Fasilitas Optik Jarak Jauh (ROF) - terus beroperasi, kata UCF. Baca juga: Pesawat NirAwak Karya Anak Bangsa Ini Sudah Jalani Misi Militer dan Sipil )
(iqb)
Lihat Juga :