Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun
Sabtu, 29 November 2025 - 16:00 WIB
loading...
Mengantisipasi lonjakan trafik data masif di momen Natal dan Tahun Baru, Telkomsel menggelar infrastruktur canggih berbasis AI dan 5.000 BTS 5G. Foto: Telkomsel
A
A
A
JAKARTA - Menjelang periode krusial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengumumkan kesiapan infrastruktur dan strategi komersialnya secara komprehensif.
Operator seluler terbesar di Indonesia ini melakukan langkah antisipatif guna menghadapi proyeksi lonjakan payload (beban lalu lintas) data yang signifikan, didorong oleh tingginya aktivitas video streaming, media sosial, dan online gaming masyarakat.
Infrastruktur Jaringan: Integrasi AI dan Ekspansi 5G
Dalam peta jalan kesiapan teknisnya, Telkomsel memfokuskan optimalisasi jaringan pada 437 titik keramaian atau Point of Interest (POI). Lokasi-lokasi ini mencakup area vital seperti pusat perbelanjaan, jalur mudik, bandara, pelabuhan, area residensial padat penduduk, hingga rumah ibadah.
Untuk memitigasi risiko gangguan jaringan, Telkomsel menerapkan teknologi mutakhir AI Autonomous Network. Teknologi ini memungkinkan jaringan melakukan penyesuaian dan perbaikan secara mandiri dan otomatis, menjadikannya lebih responsif terhadap fluktuasi trafik yang ekstrem.
Selain itu, Telkomsel mempertegas dominasi teknologinya dengan memastikan ketersediaan jaringan 5G di kota-kota prioritas.
Hingga akhir tahun 2025, infrastruktur ini didukung oleh total lebih dari 5.000 BTS 5G. Langkah modernisasi juga menyasar segmen internet rumah (fixed broadband), di mana perusahaan melakukan perbaikan proaktif dan pembaruan perangkat untuk menjamin stabilitas layanan.
Pemantauan real-time dilakukan melalui 15 Posko Siaga Network yang tersebar di seluruh wilayah operasional.
Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, menegaskan posisi perusahaan dalam menjamin reliabilitas infrastruktur.
“Di momen penuh arti seperti Natal dan Tahun Baru, kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa jaringan Telkomsel selalu siap dan dapat diandalkan,” ujar Indra.
Perusahaan mendirikan 17 Posko Utama dan 13 Posko Reguler di lokasi-lokasi strategis, ditambah dengan 1 Posko Digital yang beroperasi di platform TikTok.
Ekosistem layanan ini diperkuat oleh akses digital melalui aplikasi MyTelkomsel, situs web resmi, asisten virtual, Call Center 188, serta media sosial resmi perusahaan. Di lapangan, puluhan ribu mitra Outlet Siaga dan GraPARI juga disiagakan untuk melayani kebutuhan pelanggan, mulai dari migrasi kartu SIM/eSIM hingga penukaran poin.
Stanislaus Susatyo, Direktur Sales Telkomsel, menyoroti pentingnya aksesibilitas layanan di masa puncak liburan ini.
“Kami berupaya memastikan pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan Telkomsel selama momen spesial Natal dan Tahun Baru mendatang, baik di Posko, GraPARI, digital, ataupun berbagai titik layanan. Semua tim kami siaga untuk melayani sepenuh hati, memberikan pengalaman yang nyaman dan bersahabat untuk semua kalangan,” kataStanislaus.
Operator seluler terbesar di Indonesia ini melakukan langkah antisipatif guna menghadapi proyeksi lonjakan payload (beban lalu lintas) data yang signifikan, didorong oleh tingginya aktivitas video streaming, media sosial, dan online gaming masyarakat.
Infrastruktur Jaringan: Integrasi AI dan Ekspansi 5G
![Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun]()
Dalam peta jalan kesiapan teknisnya, Telkomsel memfokuskan optimalisasi jaringan pada 437 titik keramaian atau Point of Interest (POI). Lokasi-lokasi ini mencakup area vital seperti pusat perbelanjaan, jalur mudik, bandara, pelabuhan, area residensial padat penduduk, hingga rumah ibadah.
Untuk memitigasi risiko gangguan jaringan, Telkomsel menerapkan teknologi mutakhir AI Autonomous Network. Teknologi ini memungkinkan jaringan melakukan penyesuaian dan perbaikan secara mandiri dan otomatis, menjadikannya lebih responsif terhadap fluktuasi trafik yang ekstrem.
Selain itu, Telkomsel mempertegas dominasi teknologinya dengan memastikan ketersediaan jaringan 5G di kota-kota prioritas.
Hingga akhir tahun 2025, infrastruktur ini didukung oleh total lebih dari 5.000 BTS 5G. Langkah modernisasi juga menyasar segmen internet rumah (fixed broadband), di mana perusahaan melakukan perbaikan proaktif dan pembaruan perangkat untuk menjamin stabilitas layanan.
Pemantauan real-time dilakukan melalui 15 Posko Siaga Network yang tersebar di seluruh wilayah operasional.
Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, menegaskan posisi perusahaan dalam menjamin reliabilitas infrastruktur.
“Di momen penuh arti seperti Natal dan Tahun Baru, kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa jaringan Telkomsel selalu siap dan dapat diandalkan,” ujar Indra.
Saluran Distribusi dan Layanan Pelanggan
Dari sisi operasional layanan, Telkomsel menerapkan strategi omni-channel yang mengintegrasikan layanan fisik dan digital.Perusahaan mendirikan 17 Posko Utama dan 13 Posko Reguler di lokasi-lokasi strategis, ditambah dengan 1 Posko Digital yang beroperasi di platform TikTok.
Ekosistem layanan ini diperkuat oleh akses digital melalui aplikasi MyTelkomsel, situs web resmi, asisten virtual, Call Center 188, serta media sosial resmi perusahaan. Di lapangan, puluhan ribu mitra Outlet Siaga dan GraPARI juga disiagakan untuk melayani kebutuhan pelanggan, mulai dari migrasi kartu SIM/eSIM hingga penukaran poin.
Stanislaus Susatyo, Direktur Sales Telkomsel, menyoroti pentingnya aksesibilitas layanan di masa puncak liburan ini.
“Kami berupaya memastikan pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan Telkomsel selama momen spesial Natal dan Tahun Baru mendatang, baik di Posko, GraPARI, digital, ataupun berbagai titik layanan. Semua tim kami siaga untuk melayani sepenuh hati, memberikan pengalaman yang nyaman dan bersahabat untuk semua kalangan,” kataStanislaus.
(dan)
Lihat Juga :