Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Kamis, 27 November 2025 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi tersebut juga menyerukan peraturan yang lebih ketat terhadap fasilitas penangkaran harimau, termasuk pendaftaran wajib, pemantauan berkelanjutan, dan inspeksi sesuai dengan persyaratan CITES.
Fasilitas yang kedapatan melakukan penangkaran harimau untuk perdagangan komersial harus ditutup.
TRAFFIC juga menyerukan kampanye yang terarah dan berbasis bukti untuk mengurangi permintaan konsumen terhadap produk ilegal berbahan dasar harimau.
TRAFFIC memperingatkan bahwa tingginya jumlah penyitaan menunjukkan bahwa perdagangan gelap masih tak terbendung di kawasan tersebut, yang mengancam kelangsungan hidup spesies yang sudah terancam punah.
TRAFFIC adalah organisasi nonpemerintah terkemuka yang berupaya memastikan bahwa perdagangan satwa liar dilakukan secara legal dan berkelanjutan demi manfaat planet dan manusia.
Fasilitas yang kedapatan melakukan penangkaran harimau untuk perdagangan komersial harus ditutup.
TRAFFIC juga menyerukan kampanye yang terarah dan berbasis bukti untuk mengurangi permintaan konsumen terhadap produk ilegal berbahan dasar harimau.
TRAFFIC memperingatkan bahwa tingginya jumlah penyitaan menunjukkan bahwa perdagangan gelap masih tak terbendung di kawasan tersebut, yang mengancam kelangsungan hidup spesies yang sudah terancam punah.
TRAFFIC adalah organisasi nonpemerintah terkemuka yang berupaya memastikan bahwa perdagangan satwa liar dilakukan secara legal dan berkelanjutan demi manfaat planet dan manusia.
(wbs)
Lihat Juga :