Singapura Desak Apple dan Google Cegah Peniruan Identitas Instansi Pemerintah

Selasa, 25 November 2025 - 21:08 WIB
loading...
Singapura Desak Apple...
Singapura Desak Apple dan Google. FOTO/ DAILY
A A A
SINGAPURA - Kepolisian Singapura (SPF) telah memerintahkan Apple dan Google untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan peniruan identitas instansi pemerintah Singapura melalui iMessage dan Google Messages paling lambat 30 November.


Kementerian Dalam Negeri (MHA) menyatakan bahwa SPF, sebagai otoritas yang berwenang berdasarkan Undang-Undang Bahaya Kejahatan Daring (OCHA), telah mengeluarkan perintah penerapan kepada kedua perusahaan tersebut pada hari Senin (24 November).

"Apple dan Google menyatakan akan mematuhi perintah tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui aplikasi iMessage dan Google Messages di perangkat masing-masing guna memastikan fitur perlindungan anti-peniruan identitas terbaru berfungsi," ujar kementerian dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Berdasarkan perintah tersebut, perusahaan teknologi diwajibkan untuk mencegah akun atau grup obrolan menggunakan nama yang menyerupai "gov.sg" atau instansi pemerintah Singapura, atau memfilter pesan yang dikirim oleh akun atau grup yang menggunakan nama tersebut.

Mereka juga diwajibkan untuk memastikan bahwa nama profil pengirim yang tidak dikenal tidak ditampilkan atau ditampilkan dengan kurang mencolok dibandingkan nomor telepon pengirim.

Langkah ini akan membantu pengguna lebih mudah mengidentifikasi dan mewaspadai pengirim yang tidak dikenal.

MHA menyatakan bahwa untuk melindungi masyarakat dari penipuan peniruan identitas, instansi pemerintah Singapura telah menggunakan ID pengirim SMS "gov.sg" sejak Juli 2024 untuk membantu masyarakat mengidentifikasi pesan SMS resmi pemerintah.

"Meskipun langkah ini dan perlindungan lainnya seperti Registrasi ID Pengirim SMS (SSIR) berlaku untuk SMS, langkah ini belum mencakup pesan yang dikirim melalui iMessage dan Google Messages," demikian pernyataan Kementerian.

Menurut MHA, polisi telah mendeteksi penipuan yang melibatkan peniruan ID pengirim SMS yang terdaftar SSIR melalui iMessage dan Google Messages, termasuk lebih dari 120 kasus yang melibatkan peniruan identitas layanan pos Singapura, SingPost.

"Oleh karena itu, langkah-langkah perlu diambil untuk mengekang penyalahgunaan iMessage dan Google Messages oleh para penipu," jelas Kementerian.

Berdasarkan OCHA, perusahaan yang gagal mematuhi perintah implementasi tanpa alasan yang wajar dapat dikenakan denda hingga USD1 juta dan, untuk pelanggaran berulang, denda tambahan hingga USD100.000 per hari atau sebagiannya setelah dinyatakan bersalah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Rekomendasi
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved