Amerika Serikat Siap Hentikan Peredaran Produk TP-Link

Minggu, 02 November 2025 - 20:19 WIB
loading...
Amerika Serikat Siap...
Produk TP-Link. FOto/ The Verge
A A A
NEW YORK - Pemerintah AS sedang mempertimbangkan pelarangan router TP-Link karena masalah keamanan dan kemungkinan berbagi data dengan Tiongkok.

TP-Link Systems Inc di AS telah membantah adanya hubungan dengan entitas China tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak tunduk pada hukum China.

Proses pelarangan masih belum final dan TP-Link telah diberi waktu 30 hari untuk merespons jika pelarangan dimulai.

Di AS, produk TP-Link disebut-sebut menyumbang sebagian besar produk jaringan yang digunakan di negara tersebut.

Baru-baru ini, terdapat beberapa laporan bahwa sejumlah instansi pemerintah sedang dalam proses pelarangan penggunaan router TP-Link di negara tersebut.

Hal ini karena mereka mengatakan bahwa TP-Link mungkin akan dipaksa untuk menyerahkan detail jaringan kepada pemerintah China jika diminta.

Ini bukanlah hal baru. Sebelumnya, TP-Link Technologies telah menghadapi masalah serupa, yang mendorong mereka untuk membuka entitas bisnis baru khusus untuk pasar AS.

Faktanya, seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa TP-Link di Amerika Serikat tidak memiliki hubungan dengan entitas mana pun di China, dan oleh karena itu tidak terikat oleh undang-undang yang mewajibkan perusahaan untuk memberikan detail pengguna produk mereka kepada pemerintah.

Saat ini, pemerintah AS belum mengungkapkan bukti kuat tentang perlunya pelarangan produk tersebut, atau kapan mereka akan melakukannya.

Presiden AS saat ini sedang menghadiri konferensi APEC di Korea Selatan dan terlihat membahas berbagai isu perdagangan dengan pihak China.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved